Islam Wasathiyah Diharapkan Jadi Solusi Ragam Persoalan Kebangsaan

Rabu, 26 Januari 2022 - 16:41 WIB
loading...
Islam Wasathiyah Diharapkan...
Halaqah Kebangsaan Optimalisasi Islam Wasathiyah dalam Mencegah Ekstremisme dan Terorisme di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Rabu (26/01/2022). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia Pusat (BPET MUI), Muhamad Syauqillah berpandangan bahwa tindakan terorisme dengan berbagai bentuk yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia, telah menimbulkan kerugian harta, jiwa, rasa tidak aman, dan trauma di kalangan masyarakat. Gerakan radikal-terorisme merupakan pemahaman dan tindakan yang terlarang dalam agama.

"Melalui fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 3 Tahun 2004 tentang Terorisme, BPET MUI memiliki kepentingan untuk terlibat aktif dalam pencegahan dan penanggulangan radikal-terorisme, yang salah satunya dengan melakukan penguatan wawasan kebangsaan dan keummatan," kata Syauqillah saat memberikan sambutan dalam Halaqah Kebangsaan 'Optimalisasi Islam Wasathiyah dalam Mencegah Ekstremisme dan Terorisme' di hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Rabu (26/01/2022).

Syauqillah mengatakan, Halaqah Kebangsaan ini dimaksudkan agar cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bernegara yang sesuai dengan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan publik berlandaskan prinsip adil, toleran, dan menaati konstitusi sebagai konsensus berbangsa.



Umat Islam hukumnya wajib berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan radikal-terorisme, kontra narasi atau kontra ideologi, dan segala bentuk ancaman tindak pidana kekerasan terorisme. "Kerja-kerja kontra narasi/ideologi bukan semata tugas TNI-Polri dan pemerintah, tetapi juga tugas ulama, agamawan, cendekiawan, tokoh dan segenap elemen bangsa," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Fatwa dengan MUI...
Beda Fatwa dengan MUI Soal Dam Haji, Kemenhaj: Bukan Paksakan, Tapi Sediakan Keleluasaan Fiqh Haji
MUI Tegaskan Penyembelihan...
MUI Tegaskan Penyembelihan Hewan DAM Harus di Tanah Suci
Rekomendasi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved