58 Narapidana Dikirim ke Nusakambangan, Dikurung di Lapas High Risk Karanganyar

Rabu, 26 Januari 2022 - 13:05 WIB
loading...
58 Narapidana Dikirim...
Sebanyak 58 narapidana kasus narkoba di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Banten dipindahkan ke Pulau Nusakambangan. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 58 narapidana kasus narkoba di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Banten dipindahkan ke Pulau Nusakambangan . Mereka akan ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) High Risk Karanganyar.

Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Tejo Harwanto berujar bahwa seluruh narapidana narkoba Banten tersebut dipindahkan ke Lapas kelas IIA Karanganyar. Dia menambahkan bahwa penempatan ini berdasarkan sistem dan mekanisme yang telah dipertimbangkan.

"58 narapidana ditempatkan di Lapas High Risk Karanganyar, hal ini didasarkan pada sistem dan mekanisme yang berlaku serta pertimbangan by data masing-masing narapidana," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (26/1/2022).



Tejo yang melakukan pemantauan langsung menuturkan 58 narapidana tersebut telah tiba pada pukul 07.30 WIB. Mereka semua dikawal ketat oleh Satuan Brimob Polda Banten.

"Dua Unit Bus dengan pengawalan ketat dari Satuan Brimob Polda Banten yang membawa 58 Narapidana asal Lapas Wilayah Banten tersebut memasuki area Lapas High Risk Karanganyar Nusakambangan pada pukul 07.30 WIB dengan aman dan tertib," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 58 Narapidana dari sejumlah Lembaga Pemasyarakatan di Banten dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (25/1/2022) malam.
Dari jumlah itu, 55 orang di antaranya merupakan narapidana kasus narkoba, sedangkan tiga orang lainnya adalah narapidana kasus pembunuhan dengan kategori high risk.

Baca juga: Lapas Narkotika Jakarta Pindahkan 2 Bandar Narkoba ke Nusakambangan
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Dalang Pembunuhan Kacab...
Dalang Pembunuhan Kacab Bank Menolak Jadi Saksi di Pengadilan Militer
Narkoba adalah ‘Bapak’...
Narkoba adalah ‘Bapak’ TPPU di Seluruh Dunia, Sebuah Sejarah yang Terabaikan
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Rekomendasi
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved