55 Bandar Narkoba Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Rabu, 26 Januari 2022 - 02:05 WIB
loading...
55 Bandar Narkoba Dipindahkan...
Sebanyak 55 narapidana bandar narkoba di wilayah Kanwil Kemenkumham Banten dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Banten memindahkan 55 bandar narkoba ke Lapas Nusakambangan, Selasa (25/1/1/2022). Pemindahan dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

“Salah satu bentuk komitmen Kantor Wilayah terhadap pemberantasan peredaran narkoba dan meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban dilakukan pemindahan 55 narapidana bandar narkoba dan 3 orang narapidana kasus pembunuhan dengan katagori high risk. Ini langkah pertama di tahun 2022 dan akan berlanjut sesuai arahan pimpinan ” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Banten Tejo Harwanto dalam pernyataan tertulis, Selasa (25/1/2022).

Baca juga: Lapas Narkotika Jakarta Pindahkan 2 Bandar Narkoba ke Nusakambangan

Keberangkatan 58 narapidana dikawal menggunakan kendaraan tempur Brimob barracuda. Para tahanan dilepas secara resmi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Masjuno diarahkan langsung menuju Nusakambangan. ”Keberangkatan tadi sekitar pukul 23.00 WIB. Semua berjalan sesuai rencana , aman dan tertib,” ujar Masjuno.



Pekan lalu, sebanyak 41 narapidana bandar dan pengedar narkoba Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang dipindahkan ke Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, Nusakambangan. Pemindahan dilakukan dalam rangka pembinaan, keamanan, dan pengurangan kelebihan kapasitas di Lapas.

Pihak Lapas Semarang menjelaskan, penghuni mencapai 1.706 orang yang terdiri atas narapidana dan tahanan. Padahal, kapasitas optimalnya hanya 663 orang.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Istri dan Anak Bandar...
Istri dan Anak Bandar Narkoba Koh Erwin Ditahan di Rutan Bareskrim
Tangkap Istri dan Anak...
Tangkap Istri dan Anak Bandar Narkoba Koh Erwin, Polisi Sita Rumah hingga Kendaraan
Bareskrim Tangkap Istri...
Bareskrim Tangkap Istri dan Anak Bandar Narkoba Koh Erwin di NTB
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
Rekomendasi
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Berita Terkini
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Harlah PKB, Gus Muhaimin...
Harlah PKB, Gus Muhaimin Tekankan Arah Pembangunan Prabowo
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Polri Beberkan 4 Modus...
Polri Beberkan 4 Modus Penyimpangan dalam Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar
OTT Lalu Ahmad Zaini...
OTT Lalu Ahmad Zaini Terkait Proyek di Lombok Barat
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved