Vaksinasi Massal BIN Dinilai Sebuah Aksi Kemanusiaan

Selasa, 25 Januari 2022 - 21:10 WIB
loading...
Vaksinasi Massal BIN...
Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan saat vaksinasi door to door di Jawa Barat, Minggu (18/7/2021). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) mendapat apresiasi atas upayanya membantu percepatan vaksinasi Covid-19 . Program vaksinasi yang dilakukan BIN dinilai sebagai aksi kemanusiaan.

"Program (vaksinasi massal) yang dilakukan oleh BIN merupakan aksi kemanusiaan. BIN sudah melakukan tupoksi yang sangat luar biasa. Ini menyangkut kemanusiaan. Dilihat dari sisi ilmu komunikasi, BIN tidak mencari citra, tetapi sebaliknya apa yang dilakukan BIN dapat membentuk citra yang baik di mata masyarakat. Citra merupakan akibat dari tindak kemanusiaan yang dilakukan BIN. Itu dua hal yang berbeda," kata pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Jakarta, Emrus Sihombing dalam kanal YouTube Paradigma Boni Hargens dikutip, Selasa (25/1/2022)

Menurut Emrus, instansi-instansi negara harus bekerja melampaui tupoksinya karena situasi pandemi Covid-19 merupakan sebuah kedaruratan yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.



"Kemanusiaan menjadi hal yang mutlak dikedepankan. Oleh karena itu, apa yang dilakukan pihak BIN harus diapresiasi. Teman-teman oposisi seharusnya mengapresiasi pihak BIN dalam menangani Covid-19 melalui vaksinasi massal di seluruh Indonesia," katanya.

Terpisah, mantan petinggi Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, Kepala BIN Budi Gunawan merupakan pemimpin yang punya integritas.

"Kangmas BG (Budi Gunawan) patut mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat sipil karena beliau memberikan contoh supaya semua pembantu presiden harus fokus bekerja. Ketika ada isu beberapa menteri sibuk mencari untung di tengah pandemi ini, Pak BG justru bekerja serius, tidak banyak ngomong gitu loh. Beliau itu smart. Kerjanya juga sangat jelas kok," katanya.

Baca juga: BIN Bengkulu Gencarkan Vaksinasi Door to Door di Rejang Lebong
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu Desak Israel Bebaskan...
Kemlu Desak Israel Bebaskan WNI di Armada Global Sumud Flotilla
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
5 Jenderal TNI Jabat...
5 Jenderal TNI Jabat Kepala BIN, 3 di Antaranya dari Satuan Kopassus
Perkuat Intelijen, Panglima...
Perkuat Intelijen, Panglima TNI Tunjuk 2 Brigjen Duduki Jabatan Strategis di BIN pada Mutasi Maret 2026
3 Brigjen dari BIN Digeser...
3 Brigjen dari BIN Digeser Panglima TNI pada Mutasi Maret 2026, Ada Kabinda Papua
Prabowo Bertemu Menteri...
Prabowo Bertemu Menteri Keamanan China, Tingkatkan Kemitraan Strategis lewat BIN
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Diikuti 700 Pelari,...
Diikuti 700 Pelari, Nutrition Run 2026 Galang Donasi untuk Anak Stunting
Aksi Kemanusiaan Dorong...
Aksi Kemanusiaan Dorong Pemulihan Kehidupan Warga Terdampak Bencana
Rekomendasi
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Berita Terkini
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved