Bahaya! Aksi Terorisme Lone Wolf di Indonesia Meningkat

Selasa, 25 Januari 2022 - 12:15 WIB
loading...
Bahaya! Aksi Terorisme...
Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli menyebut fenomena aksi terorisme bergerak sendiri atau Lone Wolf menunjukkan tren peningkatan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli menyebut fenomena aksi terorisme bergerak sendiri atau Lone Wolf menunjukkan tren peningkatan.

Hal itu diungkapkan Boy Rafli saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/1/2022). "Fenomena teror seorang diri Lone Wolf ini juga cukup meningkat," kata Boy dalam paparannya.

Baca juga: Kepala BNPT: Sepanjang 2021, Sebanyak 364 Orang Ditindak karena Terlibat Terorisme

Boy menyebut salah satu penyebabnya adalah telah terjadi penyebarluasan paham radikal di media sosial. Menurutnya, konten-konten paham radikal di media sosial tersebut menjadi pemicu aksi terorisme Lone Wolf tersebut.

Baca juga: BNPT: Lebih dari 600 Konten Radikal Di-takedown Sepanjang 2021

"Berkaitan dengan penyebarluasan paham radikalisme di sosial media sehingga seorang diri di antara warga negara kita ini telah berapa kali menjadi pelaku terorisme," ujarnya

Untuk diketahui sebelumnya, hampir satu tahun lalu, Mabes Polri pernah diserang oleh pelaku teror. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pelaku teror di Mabes Polri adalah lone wolf atau bergerak sendiri yang berideologi kelompok terorisme Islamic State Iraq and Syria (ISIS).

Pelaku adalah perempuan berinisial ZA dan berusia 25 tahun. "Dari hasil profiling terhadap yang bersangkutan yang bersangkutan, maka yang bersangkutan adalah tersangka atau pelaku Lone Wolf ideologi radikal ISIS," tutur Sigit, Rabu 31 Maret 2021.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Ini Alasan Pemerintah...
Ini Alasan Pemerintah Melarang Anak Usia di Bawah 16 Tahun Mengakses Media Sosial
Dampak Nyata Perang...
Dampak Nyata Perang Iran dan AS-Israel Terhadap Keamanan Indonesia
Zero Terrorist Attack...
Zero Terrorist Attack di Era Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Lemkapi: Pencapaian Besar Polri
Ekstremisme Kekerasan...
Ekstremisme Kekerasan di Asia Tenggara
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Terhubung dengan Radikalisme,...
Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved