7 Pedoman Harian Jenderal Dudung untuk Prajurit TNI AD, Nomor 5 Sampai Titik Darah Penghabisan
Selasa, 25 Januari 2022 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, mempertajam kepekaan terhadap perkembangan situasi dan melakukan tindakan proaktif dari segala bentuk ancaman, terutama yang dapat menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut Jenderal Dudung, saat ini banyak di sosial media yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
"Jangan terkecoh dengan perkembangan di sosmed, bahkan jangan coba-coba apabila ada yang kelompok radikal yang masuk ke TNI AD," ujarnya.
Baca juga: KSAD Dudung Jenguk Perwiranya Didiagnosis Kelainan Darah: Modal Sembuh Itu Semangat
Keempat, menegakkan kedaulatan dan pertahankan kesatuan NKRI sampai titik darah penghabisan. Prinsip ini harus dipertahankan dan dijunjung tinggi untuk memastikan tidak ada satu pun pihak-pihak tertentu yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
"Dengan Pancasila, kita masih tegak berdiri. Jangan menganggu Pancasila, mengganggu kesatuan dan persatuan, jangan pernah ragu-ragu. Kalian harus jadi petarung, jagoan, dan pemberani," katanya.
Kelima, TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat dalam bentuk apapun. Sekecil apapun yang menjadi kesulitan rakyat, apalagi saat pandemi seperti ekonomi menurun, PHK, dan lainnya. Begitu juga dengan kegiatan TNI AD perlu dikembangkan untuk membantu rakyat.
Keenam, melakukan tindakan yang berdampak kepada kesejahteraan rakyat agar menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap TNI AD. Apabila terjadi sesuatu, maka TNI dan rakyat akan bahu-membahu untuk menyusung kelompok yang mencoba mengganggu kesatuan RI.
"Jangan terkecoh dengan perkembangan di sosmed, bahkan jangan coba-coba apabila ada yang kelompok radikal yang masuk ke TNI AD," ujarnya.
Baca juga: KSAD Dudung Jenguk Perwiranya Didiagnosis Kelainan Darah: Modal Sembuh Itu Semangat
Keempat, menegakkan kedaulatan dan pertahankan kesatuan NKRI sampai titik darah penghabisan. Prinsip ini harus dipertahankan dan dijunjung tinggi untuk memastikan tidak ada satu pun pihak-pihak tertentu yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
"Dengan Pancasila, kita masih tegak berdiri. Jangan menganggu Pancasila, mengganggu kesatuan dan persatuan, jangan pernah ragu-ragu. Kalian harus jadi petarung, jagoan, dan pemberani," katanya.
Kelima, TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat dalam bentuk apapun. Sekecil apapun yang menjadi kesulitan rakyat, apalagi saat pandemi seperti ekonomi menurun, PHK, dan lainnya. Begitu juga dengan kegiatan TNI AD perlu dikembangkan untuk membantu rakyat.
Keenam, melakukan tindakan yang berdampak kepada kesejahteraan rakyat agar menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap TNI AD. Apabila terjadi sesuatu, maka TNI dan rakyat akan bahu-membahu untuk menyusung kelompok yang mencoba mengganggu kesatuan RI.
Lihat Juga :