Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pengamat Sebut Keputusan Politik Cerdas
Selasa, 25 Januari 2022 - 00:16 WIB
loading...
Jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 akhirnya disepakati DPR RI, Pemerintah, dan penyelenggara pemilu digelar pada 14 Februari. Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sempat diwarnai tarik ulur, akhirnya jadwal hari pencoblosan Pemilu 2024 disepakati digelar pada 14 Februari. Kesepakatan tersebut dinilai sebagai keputusan politik yang cerdas.
"Keputusan politik yang cerdas. Kemenangan dalam mengelola Indonesia ke depan dimulai dari keberhasilan merencanakan dengan cepat dan tepat," kata pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi kepada SINDOnews, Senin (24/1/2022).
Menurut Robi, dipilihnya 14 Februari sebagai hari pencoblosan Pemilu 2024 termasuk cepat juga tepat dari sisi siklus anggaran. "Pemenang capres dan legislatif bisa menata pembangunan pada semester kedua karena masih ada ruang APBN-P. Jadi, presiden terpilih masih memungkinkan untuk mengisi ruang pembangunan pada tahun yang sama dengan keterpilihannya," katanya.
Lanjut Robi, 14 Februari juga beraroma milenial karena bertepatan dengan Hari Valentine yang dikenal oleh sebagian remaja. "Masalahnya, apakah remaja atau para pemilih pemula akan datang ke TPS atau ke tempat kumpul mereka? Ini mesti menjadi perhatian tersendiri bagi KPU agar tingkat partisipasi remaja tetap tinggi," jelasnya.
Baca juga: Komisi II DPR Putuskan Pemilu 14 Februari, Pilkada Serentak 27 November 2024
"Keputusan politik yang cerdas. Kemenangan dalam mengelola Indonesia ke depan dimulai dari keberhasilan merencanakan dengan cepat dan tepat," kata pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi kepada SINDOnews, Senin (24/1/2022).
Menurut Robi, dipilihnya 14 Februari sebagai hari pencoblosan Pemilu 2024 termasuk cepat juga tepat dari sisi siklus anggaran. "Pemenang capres dan legislatif bisa menata pembangunan pada semester kedua karena masih ada ruang APBN-P. Jadi, presiden terpilih masih memungkinkan untuk mengisi ruang pembangunan pada tahun yang sama dengan keterpilihannya," katanya.
Lanjut Robi, 14 Februari juga beraroma milenial karena bertepatan dengan Hari Valentine yang dikenal oleh sebagian remaja. "Masalahnya, apakah remaja atau para pemilih pemula akan datang ke TPS atau ke tempat kumpul mereka? Ini mesti menjadi perhatian tersendiri bagi KPU agar tingkat partisipasi remaja tetap tinggi," jelasnya.
Baca juga: Komisi II DPR Putuskan Pemilu 14 Februari, Pilkada Serentak 27 November 2024
Lihat Juga :