DPR Tegaskan Belum Ada Draf Resmi RUU Pemilu
Kamis, 11 Juni 2020 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Doli, dalam draf yang disampaikan ke masing-masing fraksi itu, seharusnya bukan sekedar draf yang beredar ke publik tapi, ada catatan-catatanya dari berbagai fraksi yang disampaikan dalam rapat internal Komisi II itu. Catatan yang diberikan menyangkut sejumlah isu dalam RUU Pemilu.
"Misalnya, sistem pemilu berkembang menjadi 2 opsi. Padahal kan di draf 6 Mei tertutup. Ada penjelasannya sebetulnya, bahwa yang kami sampaikan ke Komisi itu untuk pasal tertutup sistem pemilu yang dibuat di draf oleh tim itu tertutup maka kami berikan catatan dari masing-masing fraksi tertutup dan terbuka," urainya.
"Kemudian catatan lain soal parliamentary threshold. Nah itu ada tiga opsi, ada yang 7, kemudian ada yang 5-4-3 (threshold pusat dan daerah) dan ada yang 4-0-0 (threshold pusat dan daerah). Jadi prosesnya masih sangat panjang dan masih sangat terbuka," imbuh Doli.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, usulan masing-masing fraksi terhadap draf RUU Pemilu ini akan Kembali dibahas pada masa sidang DPR pekan depan.
"Masuk masa sidang 15 atau 16 Juni, 15 Juni kan rapat paripurna. Mungkin 16 (16 Juni) rapat internal kita sudah mulai bahas lagi," pungkasnya.
"Misalnya, sistem pemilu berkembang menjadi 2 opsi. Padahal kan di draf 6 Mei tertutup. Ada penjelasannya sebetulnya, bahwa yang kami sampaikan ke Komisi itu untuk pasal tertutup sistem pemilu yang dibuat di draf oleh tim itu tertutup maka kami berikan catatan dari masing-masing fraksi tertutup dan terbuka," urainya.
"Kemudian catatan lain soal parliamentary threshold. Nah itu ada tiga opsi, ada yang 7, kemudian ada yang 5-4-3 (threshold pusat dan daerah) dan ada yang 4-0-0 (threshold pusat dan daerah). Jadi prosesnya masih sangat panjang dan masih sangat terbuka," imbuh Doli.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, usulan masing-masing fraksi terhadap draf RUU Pemilu ini akan Kembali dibahas pada masa sidang DPR pekan depan.
"Masuk masa sidang 15 atau 16 Juni, 15 Juni kan rapat paripurna. Mungkin 16 (16 Juni) rapat internal kita sudah mulai bahas lagi," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :