Singgung Medsos Alat Provokasi, KSAD Dudung Sebut Pancasila Keberuntungan Indonesia

Senin, 17 Januari 2022 - 06:34 WIB
loading...
Singgung Medsos Alat...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyatakan Indonesia beruntung memiliki Pancasiila. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan orasi ilmiah di Universitas Swadaya Gunung Jati, Minggu (16/1/2022). Kegiatan itu dalam rangka peringatan Dies Natalies ke-61 kampus yang terletak di Kota Cirebon tersebut.

Dia menyampaikan, situasi global di era diskrupsi telah merubah dunia. Menurut dia, hal itu secara fundamental turut mengubah sistem tatanan yang ada dengan cara baru yang cenderung menggunakan teknologi dunia maya sebagai kelompok utamanya.

"Apabila kita tidak bijak dan tidak pintar membaca situasi maka kita akan hanyut dan tergerus dengan era saat ini. Pihak yang masih menggunakan cara lama dan akan kalah bersaing," ujar Dudung dalam orasi ilmiah berjudul Peran Mahasiswa dalam Sistem Pertahanan yang Bersifat Semesta di hadapan 600 sivitas akademika dan mahasiswa.

Baca juga: Jenderal Dudung Genggam Mesra Tangan Istri, Mirip Gaya Andika Perkasa

Salah satu contohnya, kata KSAD yaitu media sosial. Di mana media sosial sebagai salah satu sarana yang dijadikan sebagai alat provokasi, isu sara, penyebaran berita-berita hoaks dan adu domba.

"Semakin intelektualnya tinggi, generasi muda justu harus lebih cepat dan cermat menyikapi informasi yang beredar. Kalau tidak, maka akan memecah belah persatuan dan persatuan bangsa," katanya.

Dudung juga menyampaikan Indonesia merupakan bangsa yang beruntung. Sebab, kerentanan perpecahan bangsa dapat dihindari lantaran memiliki Pancasila yang dijadikan sebagai pemersatu bangsa.

"Untungnya kita masih punya Pancasila, kita masih punya kebhinnekaan, kita masih punya persatuan dan kesatuan yang harus kita pegang teguh," ungkapnya.



Oleh karenanya, dia menekankan agar jiwa nsionalisme dan kecintaan kepada negara harus tumbuh dan berkembang. Tak hanya itu, masyarakat juga musti membangun sistem pertahanan rakyat semesta.

"Karena tdak hanya TNI, tetapi belanegara, wawasan kebangsaan, cinta tanah air adalah hak setiap warga negara. Termasuk sumber daya nasional lainnya dalam menghadapi setiap ancaman baik dari dalam maupun dari luar," jelasnya.

Di akhir orasinya, eks Pangdan Jaya itu berpesan, agar menghormati perbedaan suku, budaya, dan agama. Dia meminta seluruh elemen untuk membangun semangat bersatu sertaa tumbuhkan nasionalisme dan harga diri bangsa.

"Marilah kita bangun NKRI dengan penuh cinta tanah air dan rela berkorban fondasinya adalah NKRI, setiap persatuan dan kesatuan bangsa atapnya adalah kebhinnekaan," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bertemu KSAD,...
Prabowo Bertemu KSAD, Bahas Update Pembangunan 300 Jembatan-Renovasi Sekolah
Jenderal Maruli Laporkan...
Jenderal Maruli Laporkan Perkembangan Pelaksanaan Tugas Strategis ke Prabowo
Konflik di Lebanon Memanas,...
Konflik di Lebanon Memanas, KSAD: Prajurit Sudah Paham SOP, Keluarga Tak Perlu Cemas
5 Perwira Tinggi Dimutasi...
5 Perwira Tinggi Dimutasi Jadi Stafsus KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Ini Namanya
5 Brigjen Staf Khusus...
5 Brigjen Staf Khusus KSAD Memasuki Masa Pensiun usai Mutasi TNI Februari 2026
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
KSAD Soroti Produksi...
KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Purbaya Kaget KSAD Maruli...
Purbaya Kaget KSAD Maruli Ngutang Buat Bangun Jembatan di Aceh
Rekomendasi
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Berita Terkini
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved