Ganjar: Tidak Apa Kalau Mas Fajar Menolak, Mungkin Saya yang Salah

Sabtu, 15 Januari 2022 - 00:02 WIB
loading...
Ganjar: Tidak Apa Kalau Mas Fajar Menolak, Mungkin Saya yang Salah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyerahkan bantuan kepada Kader PDIP Fajar Nugroho. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah kader PDIP Temanggung dipukuli anggota ormas dari kubu lawan pada masa kampanye Pilpres 2019 demi membela Joko Widodo (Jokowi) - Mar’uf Amin. Salah satunya adalah Fajar Nugroho yang kini viral karena mengembalikan bantuan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo .

Tak berselang lama, Fajar dan kawan-kawan mendatangi Ganjar Pranowo di rumah dinas gubernur Jawa Tengah, Puri Gedeh, Semarang. Rupanya peristiwa tiga tahun silam itu masih diingat betul oleh Ganjar. Itulah mengapa, menjelang hari ulang tahun PDIP, Ganjar mencari informasi bagaimana kehidupan Fajar Cs sekarang.

“Saya mengenal Mas Fajar itu Jokower. Jadi dulu Mas Fajar ini pernah datang ke rumah saya bersama delapan orang temannya. Dan saat itu, demi menjaga suksesnya Jokowi-Ma'ruf, Fajar dan kawan-kawannya itu rela dipukuli," kata Ganjar menjawab pertanyaan wartawan tentang bantuan pada Fajar di sela-sela pemberian bantuan pada kader PDIP di Desa Pakis Magelang, Jumat (14/1/2022) petang.

Baca juga: Fajar Kembalikan Bantuan Ganjar, Waka DPC PDIP Temanggung: Ada Pengurus Partai Tersinggung



Dari informasi yang didapat Ganjar, beberapa dari mereka hidupnya kurang berkecukupan. Termasuk Fajar sendiri yang bekerja di pabrik emping jagung. Rumahnya kecil berdinding kayu yang sudah rusak di sana sini. Meski berulang kali diajukan pembangunan ke pemerintah namun selalu ditolak karena tanahnya milik kas desa.

Sehari berselang setelah mendapat informasi itu, Ganjar langsung mengunjungi Fajar. "Kebetulan hari Minggu itu ada kunjungan ke Magelang, jadi bisa lah mampir sebentar ke Temanggung," kata Ganjar.

Fajar rupanya sudah mengetahui rencana kedatangan gubernur. Fajar bahkan menyambut Ganjar di depan jalan menuju rumahnya. Di rumah sudah menunggu istri Fajar dan dua anaknya.

Ketika Ganjar menyampaikan akan membantu rehab rumahnya, Fajar pun menyambut gembira. Begitupun ketika diminta menghadap pihak kelurahan untuk meminta izin pembangunan sebab tanahnya milik kas desa, Fajar langsung menyanggupinya.

Karena itulah Ganjar tak menyangka, tiga hari setelah kedatangannya itu Fajar tiba-tiba menyatakan menolak bantuan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1432 seconds (11.97#12.26)