Ternyata Ini Penyebab Gempa Banten, Ada Proses Subduksi di Pulau Jawa

Jum'at, 14 Januari 2022 - 19:58 WIB
loading...
Ternyata Ini Penyebab Gempa Banten, Ada Proses Subduksi di Pulau Jawa
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan, bahwa penyebab gempa Banten dengan magnitudo 6,7 karena disebabkan subduksi lempeng Samudera Indo-Australia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, penyebab gempa Banten dengan magnitudo 6,7 karena subduksi lempeng samudera Indo-Australia. Hal ini dikatakan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Baca juga: Pascagempa Banten, PLN Telah Pulihkan Listrik 11.196 Pelanggan

"Hal ini akibat proses subduksi lempeng samudera Indo-Australia menggunjang bawah lempeng benua eurasia atau bagian bawah pulau Jawa," kata Dwikorita, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Warga di Titik Lokasi Gempa Banten Diimbau Keluar Rumah Cari Tempat Aman

Dwikorita menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.





"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ungkapnya.

Sebelumnya BMKG mengungkapkan, dampak gempa bumi dirasakan di daerah Cikeusik dan Panimbang, VI MMI (getaran dirasakan oleh semua penduduk).

"Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di Kec. Munjul dan Kec. Cimanggu, Kab. Pandeglang yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ucap BMKG.

Daerah yang terasa getaran di Jakarta, Kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kotabumi, II - III MMI.
(maf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1593 seconds (10.177#12.26)