Dokter di Jambi Ini Obati Pasien dengan Cara Tradisional dan Buka Sekolah Herbal Muslim
Jum'at, 14 Januari 2022 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya mengobati. Setelah pasiennya sembuh, Hasan juga mengingatkan kepada pasiennya untuk menerapkan pola hidup sehat. “Jadi pengobatan herbal yang dilakukan itu harus benar-benar holistic (keseluruhan). Tidak hanya sebatas fisik atau mengobati penyakit yang nampak saja, tapi sampai ke jiwa, pikiran dan hati. Yakinkan bahwa satu-satunya pertolongan itu hanya datangnya dari Allah,” ujar Hasan.
![Dokter di Jambi Ini Obati Pasien dengan Cara Tradisional dan Buka Sekolah Herbal Muslim]()
Siswa Sekolah Herbal Muslim (SHM) Jambi menyimak paparan yang disampaikan
para ahli pengobatan herbal. foto/istimewa
Karena sadar akan besarnya manfaat pengobatan dengan cara herbal dan ingin masyarakat mengetahui manfaat tersebut, Hasan lalu menularkan kemampuannya dengan membuka Sekolah Herbalis Muslim (SHM) di Jambi. Tahun 2022 ini adalah tahun kedua sekolah herbal ini menerima peserta didik. Sekolah informal cabang dari Mojokerto, Jawa Timur yang didirikan Abu Bakar Siddiq Al Bakhruddin, ini sebagai tempat uji kompetensi (TUK) dan lembaga pelatihan kerja swasta (LPKS).
“Ada konsep tiga dimensi layanan di sekolah ini, yakni pendidikan berbasis ilmu herba komplemeneter, layanan penyehatan tradisional ilmiah dan holistic, dan kemandirian di bidang pelestarian alam dengan mengolah tanaman herba untuk kesehatan,” tukas Hasan.
baca juga: Almarhum Ustaz Alex 20 Tahun Terakhir Miliki Skill Pengobatan Alternatif
Hasan mengungkapkan, SHM yang kini sudah tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia telah menyumbang sangat besar para tenaga ahli untuk membantu program pemerintah dalam layanan kesehatan secara komplementer, baik di instansi pemerintah, maupun swasta.
“Para tenaga ahli lulusan SHM bahkan sering menggelar penyehatan atau pengobatan massal gratis, baksos tanggap bencana, juga bersumbangsih dalam program pelestarian lingkungan. Hadirnya SHM ini juga membantu pengentasan pengangguran dan menciptakan keterampilan- keterampilan di layanan kesehatan tradisional mandiri,” pungkas Hasan.

Siswa Sekolah Herbal Muslim (SHM) Jambi menyimak paparan yang disampaikan
para ahli pengobatan herbal. foto/istimewa
Karena sadar akan besarnya manfaat pengobatan dengan cara herbal dan ingin masyarakat mengetahui manfaat tersebut, Hasan lalu menularkan kemampuannya dengan membuka Sekolah Herbalis Muslim (SHM) di Jambi. Tahun 2022 ini adalah tahun kedua sekolah herbal ini menerima peserta didik. Sekolah informal cabang dari Mojokerto, Jawa Timur yang didirikan Abu Bakar Siddiq Al Bakhruddin, ini sebagai tempat uji kompetensi (TUK) dan lembaga pelatihan kerja swasta (LPKS).
“Ada konsep tiga dimensi layanan di sekolah ini, yakni pendidikan berbasis ilmu herba komplemeneter, layanan penyehatan tradisional ilmiah dan holistic, dan kemandirian di bidang pelestarian alam dengan mengolah tanaman herba untuk kesehatan,” tukas Hasan.
baca juga: Almarhum Ustaz Alex 20 Tahun Terakhir Miliki Skill Pengobatan Alternatif
Hasan mengungkapkan, SHM yang kini sudah tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia telah menyumbang sangat besar para tenaga ahli untuk membantu program pemerintah dalam layanan kesehatan secara komplementer, baik di instansi pemerintah, maupun swasta.
“Para tenaga ahli lulusan SHM bahkan sering menggelar penyehatan atau pengobatan massal gratis, baksos tanggap bencana, juga bersumbangsih dalam program pelestarian lingkungan. Hadirnya SHM ini juga membantu pengentasan pengangguran dan menciptakan keterampilan- keterampilan di layanan kesehatan tradisional mandiri,” pungkas Hasan.
(hdr)
Lihat Juga :