Jokowi: Akses Vaksin Covid-19 Harus Merata Berkeadilan

Senin, 10 Januari 2022 - 14:16 WIB
loading...
Jokowi: Akses Vaksin...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar akses terhadap vaksin Covid-19 harus merata dan berkeadilan kepada seluruh rakyat Indonesia. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta agar akses terhadap vaksin Covid-19 harus merata dan berkeadilan kepada seluruh rakyat Indonesia. Jokowi menekankan bahwa semua negara bertanggung jawab terhadap program vaksinasi Covid-19 terhadap warganya.

"Akses kepada vaksin harus merata berkeadilan, semua negara bertanggung jawab terhadap itu. Karena kalau tidak, percuma. Ini sudah vaksin, ada yang belum, nanti nular lagi ke yang sudah vaksin, seperti kejadian Omicron kan seperti itu," kata Jokowi saat berbincang dalam acara Dialog Spesial Seputar Inews Siang yang ditayangkan RCTI, Senin (10/1/2022).

Jokowi bersyukur, Indonesia sudah menyuntikkan sebanyak 282 juta dosis vaksin kepada rakyat Indonesia. Walaupun, Indonesia saat ini belum menjadi negara penghasil atau produsen vaksin Covid-19.

Baca juga: Capai 280 Juta Dosis, Vaksinasi Covid-19 di Tanah Air Melebihi Target



Dia berharap tahun ini Indonesia bisa menjadi negara produsen vaksin. "Dan Indonesia Alhamdulillah, meskipun kita bukan, belum menjadi produsen vaksin, In Syaa Allah tahun ini. Sampai hari ini, kita telah menyuntikkan 282 juta dosis kepada rakyat kita. Yang dosis pertama sudah mencapai 79 persen, dan dosis kedua sudah mencapai 54 persen. Ini patut kita syukuri," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat memerintahkan jajarannya untuk mempercepat serta mengakselerasi vaksinasi Covid-19. Instruksi tersebut disampaikan Jokowi setelah adanya lonjakan kasus Covid-19 varian baru jenis Omicron di Indonesia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Tuding OCCRP Proksi...
Tuding OCCRP Proksi untuk Sudutkan Jokowi, Joman: Kita Pantas Curiga!
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Jokowi Apresiasi Pertemuan...
Jokowi Apresiasi Pertemuan Prabowo-Megawati
Rekomendasi
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved