Soal Teguran Kemenag, AMPHURI: Kita Sudah Minta Maaf, Tak Ada Sanksi

Sabtu, 08 Januari 2022 - 15:11 WIB
loading...
Soal Teguran Kemenag,...
Sekjen DPP AMPHURI, Farid Aljawi mengaku sudah menghadap ke Kemang terkait surat teguran keberangkatan jamaah umrah. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menyatakan, pihaknya sudah menghadap ke Kementerian Agama (Kemenag) terkait dengan teguran keberangkatan jamaah umrah perdana dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) anggota AMPHURI pada Kamis-Jumat, 30-31 Desember 2021.

"Sudah kemarin, saya sudah sowan ke Kemenag kita sudah klarifikasi so far mengingatkan sebagai orang tua kepada anak. Tetap kita mematuhi ketentuan yang berlaku," ujar Sekjen DPP AMPHURI, Farid Aljawi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (8/1/2022).

Farid menjelaskan, keberangkatan umrah perdana PPIU anggota AMPHURI bukan pelanggaran berat, kecuali pihaknya tidak memberangkatkan jamaah dan membawa kabur uang jamaah. Sehingga, dia mengaku tidak ada sanksi yang dikeluarkan Kemenag kepada AMPHURI.



"Kita kemarin sudah bertemu dengan Dirjen dan mengikuti prosedur dan kita sudah meminta maaf. Bahasanya kita sudah melakukan pertemuan dengan Kemenag dan sudah meminta maaf, Insyaallah semua berjalan kembali normal. Hal ini dibuktikan dengan anggota kita hari ini sudah bisa melakukan pelatihan entry Siskopatuh," sambungnya.

Wasekjen AMPHURI, Rizky Sembada mengaku hubungan antara Kemenag dan AMPHURI sudah bagus. Dia juga menyebut, pihaknya tidak disanksi oleh Kemenag buntut dari teguran tersebut.

"Tidak ada sebenarnya, tidak ada sanksi. Ini hanya sekadar teguran bagaimana seorang ayah menegur anaknya. Bahkan apa yang kita lakukan ini tidak ada yang sia-sia. Alhamdulillah saya bisa mengklaim apa yang kita lakukan dan ke luar hari ini itu upaya dari tim kita," kata Rizky.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag: Secara Hisab...
Kemenag: Secara Hisab 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada 31 Maret 2025
Link Livestreaming Sidang...
Link Livestreaming Sidang Isbat Idulfitri 2025
Sidang Isbat Idulfitri...
Sidang Isbat Idulfitri 2025 Digelar Sore Ini: Rukyatul Hilal di Semua Provinsi, Kecuali Bali
Koordinator Aksi Fitnah...
Koordinator Aksi Fitnah Menteri Agama Minta Maaf, Akui Aksinya Tidak Benar
Tingkatkan Skill Lulusan...
Tingkatkan Skill Lulusan PTKI, Kemenag Rancang Program Magang dan Carier Development Center
Kemenag Lepas Ratusan...
Kemenag Lepas Ratusan Peserta Program Mudik Gratis 1446 Hijriah
Diktis Kemenag Apresiasi...
Diktis Kemenag Apresiasi UIN Jakarta Masuk QS WUR
Sekeluarga yang Meninggal...
Sekeluarga yang Meninggal Kecelakaan Maut Bus Jemaah Umrah Dimakamkan di Arab Saudi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Bus Jemaah Umrah di Arab Saudi
Rekomendasi
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
BCL Alami Gangguan Kecemasan...
BCL Alami Gangguan Kecemasan hingga Rutin Konsultasi
Berita Terkini
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
2 jam yang lalu
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
5 jam yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
6 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
6 jam yang lalu
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
7 jam yang lalu
Indonesia Kirim Bantuan...
Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar Senilai 1,2 Juta Dolar AS
9 jam yang lalu
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved