Hormati Hak Ferdinand Hutahaean Menjadi Mualaf, GP Ansor Tetap Minta Hukum Ditegakkan

Jum'at, 07 Januari 2022 - 16:45 WIB
loading...
Hormati Hak Ferdinand...
Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor), Luqman Hakim menghormati hak dan keyakinan Ferdinand Hutahaean yang mengaku mualaf (pemeluk Islam Baru) sejak 2017. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) , Luqman Hakim menghormati hak dan keyakinan Ferdinand Hutahaean yang mengaku mualaf (pemeluk Islam Baru) sejak 2017. Bagi Lukman, keyakinan dan agama seseorang bukan menjadi suatu masalah tegaknya proses hukum.

Wasekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai sikap GP Ansor tidak akan berubah. Dia menegaskan sikap GP Ansor tidak berdasarkan dengan agama apa yang dianut Ferdinand. Baca juga: Waketum MUI Sesalkan Cuitan Ferdinand Hutahaean Allahmu Lemah

"Kami menghormati hak setiap manusia untuk memeluk agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing. Sikap kami dalam masalah ini tidak terkait dengan agama apa yang dianut Ferdinand," ujar Luqman lewat pernyataan tertulis, Jumat (7/1/2022).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini meminta kepolisian untuk tetap menuntaskan kasus cuitan Ferdinand di media sosial. Dia menilai cuitan Ferdinand berpotensi menimbulkan permusuhan berbasis agama.

"Kami meminta polisi menuntaskan kasus ini berdasarkan pada cuitan Ferdinand yang dapat masuk kategori serangan penghinaan dan penistaan agama, berpotensi menimbulkan keonaran dan permusuhan bernuansa agama serta mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean mencuit pernyataan yang diduga mengandung ujaran kebencian. Karena cuitannya tersebut, GP Ansor meminta kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

Ferdinand diketahui juga telah menanggapi GP Ansor. Ferdinand melihat bahwa pendapat GP Ansor itu timbul karena menduga keyakinannya sebagi Kristen yang ingin menyerang Islam.

"Pertama begini ya saya menghormati pendapat GP Ansor dalam hal ini. Saya melihat bahwa pendapat ini timbul karena masih ada persepsi dan asumsi bahwa namanya Ferdinand itu adalah orang Kristen yang menyerang Islam," kata Ferdinand Hutahaean ketika dikonfirmasi MNC Portal, Jumat (7/1/2022).

Ferdinand berkilah bahwasanya dirinya sudah memeluk Islam sejak 2017. Dia menambahkan bahwa dirinya heran mengapa GP Ansor mempermasalahkan kasus dengan sesama umat muslim. Baca juga: Bareskrim Periksa 5 Saksi Ahli Agama Terkait Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean

"Padahal fakta sesungguhnya saya kan sama dengan orang-orang Ansor adalah seorang muslim. Saya telah menjadi mualaf sejak 2017," tuturnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Dilaporkan ke Bareskrim...
Dilaporkan ke Bareskrim terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Respons Abu Janda Mengejutkan
Andre Rosiade Laporkan...
Andre Rosiade Laporkan Abu Janda ke Bareskrim soal Dugaan Ujaran Kebencian
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Angkat Tema Ekonomi,...
Angkat Tema Ekonomi, Addin Jauharudin Raih Gelar Doktor dari Universitas Brawijaya
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Ketum GP Ansor Canangkan...
Ketum GP Ansor Canangkan Tahun Pembangunan SDM dan Kaderisasi Susbanpim di Semarang
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved