PTM 100%, Kapolri: Perkuat Prokes dan Vaksinasi Agar Tak Muncul Klaster Covid-19
Rabu, 05 Januari 2022 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Kapolda Banten ini menilai, percepatan vaksinasi wajib dilakukan untuk melindungi anak-anak Indonesia. Apalagi hampir dua tahun pandemi, anak-anak kehilangan waktu belajar yang efektif karena pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh.
Di sisi lain, varian Omicron telah masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, Sigit menegaskan percepatan vaksinasi khususnya bagi anak-anak mau tak mau harus dilakukan agar tak terjadi fatalitas jika terpapar varian Omicron.
Mantan Kabareskrim Polri ini mengajak semua pihak untuk bersinergi dan bersama-sama menghadapi varian Omicron. Beberapa hal yang dilakukan yakni dengan memperkuat pos-pos masuk negara, memperketat protokol kesehatan hingga percepatan vaksinasi. Dalam pelaksanaan vaksinasi anak-anak, Sigit meminta seluruh provinsi dapat mempercepatnya. Sebab, vaksinasi adalah upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari serangan virus Covid-19.
"Anak-anak kita adalah generasi yang mengisi posisi penting di 2045 karena 2030 kita memiliki potensi 60% masyarakat kita berada di usia produktif. Untuk bisa mempersiapkan SDM unggul, mau tak mau anak-anak kita harus kita jaga dari risiko terkait munculnya varian baru atau varian-varian yg nanti muncul. Yang kita lakukan salah satunya memberikan kekebalan imunitas dengan vaksin," kata Sigit.
Di sisi lain, varian Omicron telah masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, Sigit menegaskan percepatan vaksinasi khususnya bagi anak-anak mau tak mau harus dilakukan agar tak terjadi fatalitas jika terpapar varian Omicron.
Mantan Kabareskrim Polri ini mengajak semua pihak untuk bersinergi dan bersama-sama menghadapi varian Omicron. Beberapa hal yang dilakukan yakni dengan memperkuat pos-pos masuk negara, memperketat protokol kesehatan hingga percepatan vaksinasi. Dalam pelaksanaan vaksinasi anak-anak, Sigit meminta seluruh provinsi dapat mempercepatnya. Sebab, vaksinasi adalah upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari serangan virus Covid-19.
"Anak-anak kita adalah generasi yang mengisi posisi penting di 2045 karena 2030 kita memiliki potensi 60% masyarakat kita berada di usia produktif. Untuk bisa mempersiapkan SDM unggul, mau tak mau anak-anak kita harus kita jaga dari risiko terkait munculnya varian baru atau varian-varian yg nanti muncul. Yang kita lakukan salah satunya memberikan kekebalan imunitas dengan vaksin," kata Sigit.
(cip)
Lihat Juga :