Sejarah LBM Eijkman, Laboratorium Berkelas Dunia Peninggalan Belanda

Selasa, 04 Januari 2022 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Saat itu, lembaga tersebut tidak lagi dipimpin oleh Christiaan Eijkman, melainkan Prof Dr Achmad Mochtar, orang Indonesia pertama yang memimpin lembaga ini. Namun, nasibnya berakhir di tangan tentara Jepang karena dituduh atas pencemaran vaksin tetanus yang sedang dikembangkan.

Baca juga: Kisruh Peleburan Eijkman, DPR Minta BRIN Tak PHK Ilmuwan

Pergolakan ekonomi dan politik yang dialami Indonesia pada tahun 1960-an berujung dengan ditutupnya Lembaga Eijkman. Lembaga ini juga sempat melebur dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Hingga pada Desember 1990, lembaga ini kembali diangkat ke permukaan oleh BJ Habibie, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi.

Dengan keluarnya Surat Keputusan Nomor 475/M/Kp/VII/1992, pendirian Lembaga Biologi Molekuler Eijkman disahkan pada Juli 1992. Laboratoriumnya sendiri baru beroperasi di tahun berikutnya, pada April 1993. LBM Eijkman kemudian dipimpin oleh Profesor Sangot Marzuki, ahli biomolekuler dari Monash University, hingga tahun 2014. Setelahnya, Profesir Amin Soebandrio naik sebagai pemimpin LBM Eijkman hingga tahun 2021.

Dalam perkembangannya, LBM Eijkman telah ikut serta dalam berbagai riset penting menyangkut kesehatan, seperti HIV-AIDS, flu burung, SARS-1, SARS COV-2 yang menjadi penyebab Covid-19, termasuk penelitian mengenai plasma konvalesen dan pengembangan vaksin Covid-19 buatan anak bangsa, yakni vaksin Merah Putih.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi BRIN dan UAG...
Sinergi BRIN dan UAG University Dorong Transformasi Manajemen Talenta Riset Nasional
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
BRIN Prediksi Idulfitri...
BRIN Prediksi Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
BRIN Perluas Kolaborasi...
BRIN Perluas Kolaborasi Global melalui Kedutaan Asing
Kepala BRIN Tekankan...
Kepala BRIN Tekankan Pendekatan Holistik Pencegahan Krisis Ekologis dan Bencana Alam
BRIN Petakan Ekosistem...
BRIN Petakan Ekosistem Komoditas Produk Tembakau
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Laboratorium Biologi...
Laboratorium Biologi Rahasia AS di Ukraina Disorot setelah Peringatan Berulang dari Rusia
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Rekomendasi
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved