Kaki Prajurit Kopassus Ini Patah, Mampu Lumpuhkan Teroris dalam Waktu 3 Menit

Selasa, 04 Januari 2022 - 04:59 WIB
loading...
A A A
Sintong sempat menjalani perawatan selama 2 minggu di RSPAD Gatot Subroto. Setelah dinyatakan membaik, Sintong diperbolehkan pulang. Namun kondisinya belum pulih benar, kakinya masih sulit berjalan normal. Dia harus menggunakan dua tongkat penyangga untuk berjalan.

Namun karena dia diberi kepercayaan untuk memimpin operasi, Sintong tidak memperdulikan kondisi kakinya. Dikutip dari DC Channel, Sintong segera membentuk grup antiteror dari grup 4 Sandhi Yudha yang berjumlah 30 orang.

Sementara Benny Moerdani dari Ambon segera terbang di Jakarta. Saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, dia bersama Sudomo menghadap Presiden Soeharto. Benny menyampaikan ke Soeharto untuk mengambil opsi militer dalam mengatasi pembajakan.

Minggu 29 Maret 1981 malam, Benny dan pasukan antiteror bersiap berangkat ke Thailand. Sebelum berangkat, Benny inspeksi pasukan. Saat inspeksi, dilihatnya pasukan menggunakan senjata serbu jenis M16 A1.

Benny mengatakan, kalau senjata M16 ditembakkan ke dalam pesawat, bisa meledak pesawat itu. Karena itu Benny memerintahkan untuk mengganti senapan serbu heads and key MP5 kaliber dua 9 mm buatan Jerman.

Namun, pasukan tersebut belum ada yang pernah memegang senjata tersebut. Hal ini tentu saja berbahaya, karena belum tahu cara mengoperasikan senjata baru itu. Karenanya Sintong memandang, setiap senjata baru harus diuji coba dulu.

Oleh sebab itu Sintong menolak saat pasukannya harus mengganti senjatanya dengan MP5. Namun Benny tegas untuk memerintahkan mengganti senjata itu. Alhasil, Sintong meminta waktu kepada Benny untuk pasukannya berlatih senjata MP5.

Saat pasukan berlatih, ternyata benar senjata MP5 tersebut macet. Padahal senjata ini yang dipakai dalam pembebasan sandera pesawat Jerman di Somalia. Ternyata diketahui, bahwa peluru yang dipakai sudah kedaluwarsa. Benny pun memerintahkan Letkol Kuntara untuk mengambil peluru baru di kantornya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Tangis Istri Kacab Bank...
Tangis Istri Kacab Bank Pecah di Ruang Sidang Ungkap Doa Anak Minta Ayahnya Pulang Sebentar
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Rekomendasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved