PKS: Jangan Lukai Hati Tenaga Medis dengan Fitnah dan Ujaran Kebencian

Rabu, 10 Juni 2020 - 09:02 WIB
loading...
PKS: Jangan Lukai Hati...
Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani Heryawan prihatin dengan tudingan yang menyebutkan tenaga kesehatan mengambil untung besar dalam penanganan COVID-19. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani Heryawan prihatin dengan tudingan yang menyebutkan tenaga kesehatan mengambil untung besar dalam penanganan COVID-19 . Adapun tudingan itu tersebar di media sosial baru-baru ini.

"Saya prihatin dengan tersebarnya tuduhan bahwa dokter mendapatkan keuntungan besar saat penanganan COVID-19," ujar Netty dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Rabu (10/6/2020). (Baca juga: Perludem Anggap Presidential Threshold Tak Relevan dengan Pemilu Serentak)

Menurut Ketua Tim COVID-19 Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI ini, pemerintah harus bertindak tegas mencari pihak yang menyebarkan info tersebut. Netty khawatir dokter dan tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini sudah berjuang sekuat tenaga akan kecewa dan menyerahkan penanganan pasien COVID-19 kepada pemerintah.

"Jika ini yang terjadi, maka pengendalian COVID-19 yang saat ini sudah diwacanakan memasuki tahap New Normal, akan menemui jalan buntu,” tandas Netty.

Kekhawatiran Netty ini beralasan mengingat beberapa hari yang lalu sudah muncul penyataan sikap dari 16 organisasi profesi kesehatan yang satu suara menganggap tudingan lahan bisnis sebagai ujaran kebencian, fitnah, hoaks dan tindakan sewenang-wenang terhadap tenaga kesehatan. Dalam surat pernyataan tersebut, dikatakan guna menghindari benturan-benturan selanjutnya maka tenaga kesehatan akan menyerahkan tugas dan tanggungjawab penanganan COVID-19 kepada pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
Jadi Dokter Gadungan,...
Jadi Dokter Gadungan, Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Ratusan Tenaga Kesehatan...
Ratusan Tenaga Kesehatan Bersinergi, Dorong Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved