Hasil Survei: Ganjar Pranowo Ungguli Semua Kandidat di Bursa Capres 2024
Sabtu, 01 Januari 2022 - 23:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Survei SMRC: Ganjar Paling Berpeluang Menangkan Pilpres 2024
Survei bertajuk “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional” ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Adapun jumlah sample awal 2.420 yang dipilih secara acak atau multistage random sampling dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2.062 atau 85%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar-Puan, Mochtar Mohamad menilai, survei ini menemukan jika pemilihan presiden dilakukan sekarang dan pemilih sama-sama tahu ketiga calon tersebut maka Ganjar Pranowo jauh mengungguli para pesaingnya. "Hasil survey SMRC ini tentunya merupakan gambaran yang positif bagi PDI Perjuangan apabila ingin memenangkan pemilihan presiden secara 3 kali beruntun," ujar Mochtar, Sabtu (1/1/2022).
Menurut Mochtar, PDI Perjuangan yang memiliki Ganjar Pranowo sebagai salah satu kader terbaiknya sudah terbukti mengungguli seluruh hasil survei calon Presiden yang ada. Nama Ganjar Pranowo bisa saja akan semakin meroket apabila PDI Perjuangan sudah mengumumkan namanya sebagai calon presiden berikutnya. "Apabila ketua umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputeri melakukan pengenalan Ganjar Pranowo dan Puan Maharani secara bersamaan di awal 2022 ini maka tingkat pengenalan dan tingkat kesukaan keduanya akan mendapatkan trend kurva naik peningkatan hingga 2024 tiba," jelasnya.
Selain itu, peningkatan elektabilitas Puan Maharani bisa juga dilakukan PDI Perjuangan dengan cara pemberian peran yang lebih banyak di internal Partai. "Ketua Umum PDI Perjuangan, ibu Megawati Soekarnoputeri bisa saja mengangkat Wakil Ketua Umum atau Ketua Harian Partai untuk Puan Maharani sebagai saran konsolidasi internal dan penguatan nama pada pemilih PDI Perjuangan," ujarnya.
Survei bertajuk “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional” ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Adapun jumlah sample awal 2.420 yang dipilih secara acak atau multistage random sampling dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2.062 atau 85%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar-Puan, Mochtar Mohamad menilai, survei ini menemukan jika pemilihan presiden dilakukan sekarang dan pemilih sama-sama tahu ketiga calon tersebut maka Ganjar Pranowo jauh mengungguli para pesaingnya. "Hasil survey SMRC ini tentunya merupakan gambaran yang positif bagi PDI Perjuangan apabila ingin memenangkan pemilihan presiden secara 3 kali beruntun," ujar Mochtar, Sabtu (1/1/2022).
Menurut Mochtar, PDI Perjuangan yang memiliki Ganjar Pranowo sebagai salah satu kader terbaiknya sudah terbukti mengungguli seluruh hasil survei calon Presiden yang ada. Nama Ganjar Pranowo bisa saja akan semakin meroket apabila PDI Perjuangan sudah mengumumkan namanya sebagai calon presiden berikutnya. "Apabila ketua umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputeri melakukan pengenalan Ganjar Pranowo dan Puan Maharani secara bersamaan di awal 2022 ini maka tingkat pengenalan dan tingkat kesukaan keduanya akan mendapatkan trend kurva naik peningkatan hingga 2024 tiba," jelasnya.
Selain itu, peningkatan elektabilitas Puan Maharani bisa juga dilakukan PDI Perjuangan dengan cara pemberian peran yang lebih banyak di internal Partai. "Ketua Umum PDI Perjuangan, ibu Megawati Soekarnoputeri bisa saja mengangkat Wakil Ketua Umum atau Ketua Harian Partai untuk Puan Maharani sebagai saran konsolidasi internal dan penguatan nama pada pemilih PDI Perjuangan," ujarnya.
Lihat Juga :