Catatan Akhir Tahun, Lemkapi Nilai Kinerja Polri di 2021 Memuaskan Publik
Jum'at, 31 Desember 2021 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Polri juga berhasil membongkar praktik mafia tanah, mengungkap sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal yg banyak meresahkan masyarakat. Densus 88 Antiteror Polri juga berhasil menggagalkan berbagai rencana aksi teror dan menangkap pelaku teror yang terkait jaringan Jemaah Islamiyah (JI). "Kita apresiasi kinerja seluruh jajaran Lolri tahun 2021. Polri telah memberikan pengabdian yang terbaik di tengah masyarakat," tambah pakar hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini.
Prestasi lain yang menjadi catatan Lemkapi selama 2021, yakni Polri berhasil menjaga situasi Kamtibmas menjadi sangat kondusif dan berperan penting meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang kini berada di angka 3,51%. Menurut pemerhati kepolisian ini, tidak mudah bagi Kapolri membuat semua anggota Polri yang berjumlah 472.000 personel berkinerja baik dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.
Sebab satu saja oknum anggota melanggar disiplin dan kode etik kepolisian dan diviralkan masyrakat, maka persepsi masyarakat kala itu bisa berubah dari baik menjadi kurang baik. "Kami menilai ini bagian dari dinamika sebagai dampak perkembangan teknologi informasi di era 4.0 dan sociaty 5.0," kata Edi.
Untuk itu, Edi berharap seluruh jajaran Polri tetap semangat dan terus tingkatkan profesionalisme di tengah masyarakat. Rakyat sepenuhnya yakin, Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit Prabowo akan semakin baik dan semakin dipercaya dan bisa mewujudkan Polri semakin Presisi yakni, prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan.
Prestasi lain yang menjadi catatan Lemkapi selama 2021, yakni Polri berhasil menjaga situasi Kamtibmas menjadi sangat kondusif dan berperan penting meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang kini berada di angka 3,51%. Menurut pemerhati kepolisian ini, tidak mudah bagi Kapolri membuat semua anggota Polri yang berjumlah 472.000 personel berkinerja baik dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.
Sebab satu saja oknum anggota melanggar disiplin dan kode etik kepolisian dan diviralkan masyrakat, maka persepsi masyarakat kala itu bisa berubah dari baik menjadi kurang baik. "Kami menilai ini bagian dari dinamika sebagai dampak perkembangan teknologi informasi di era 4.0 dan sociaty 5.0," kata Edi.
Untuk itu, Edi berharap seluruh jajaran Polri tetap semangat dan terus tingkatkan profesionalisme di tengah masyarakat. Rakyat sepenuhnya yakin, Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit Prabowo akan semakin baik dan semakin dipercaya dan bisa mewujudkan Polri semakin Presisi yakni, prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan.
(cip)
Lihat Juga :