Gus Yahya Minta Isu Palestina-Israel Jangan Dijadikan Kepentingan Politik Pribadi

Kamis, 30 Desember 2021 - 15:14 WIB
loading...
Gus Yahya Minta Isu...
Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf meminta isu Palestina-Israel tidak dijadikan kepentingan politik
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf menjelaskan permasalahan yang menyangkut hubungan Palestina-Israel merupakan masalah agama yang fundamental. Jika hal itu tak bisa teratasi, maka penyelesaian masalah politik tak akan selesai.

"Selalu saya bilang kalau Israel-Palestina adalah masalah agama, fundamental. Kalau ini enggak diselesaikan, solusi politik apa pun tidak akan jalan," tutur Gus Yahya ketika berbincang dengan MNC Portal, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Gus Yahya Tegaskan NU Ambil Jarak dengan Politik Praktis

Gus Yahya menuturkan, pola pikir di tiap-tiap agama yang masih menanamkan kebencian haruslah diubah. Sebagai contohnya, yakni cara pandang umat Islam yang masih menghalalkan darah orang Yahudi, maupun upaya Yahudi merebut tanah Palestina. "Jadi ini harus diselesaikan dulu soal agama. Kalau sudah selesai, solusi politik hanya soal teknis, apalagi soal normalisasi hubungan," jelasnya.

Baca juga: Gus Yahya Tidak Ingin Ada Capres dan Cawapres dari PBNU

Dia pun mengajak seluruh masyarakat untuk membahas masalah Israel dengan Palestina semata-mata untuk kemanusiaan. Gus Yahya mengimbau hal ini jangan terus menerus dijadikan kepentingan pribadi.

"Saya tekankan di sini mari kita bicara tentang Palestina untuk kepentingan manusia. Mari berhenti menjadikan isu Palestina untuk gimmick politik kepentingan kita sendiri. Mari kita bicara tentang sebuah masa depan," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gus Ipul Ungkap Calon...
Gus Ipul Ungkap Calon Kuat Ketum PBNU: Nasaruddin Umar dan Gus Yahya
Muktamar ke-35 NU: Menghitung...
Muktamar ke-35 NU: Menghitung Fakta Pemilik Suara
Membaca Dinamika Menuju...
Membaca Dinamika Menuju Muktamar ke-35 NU
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Pengasuh Ponpes Daarul Falahiyah Ungkap 3 Pesan Mbah Bisri
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Silaturahmi ke Menag Nasaruddin Umar
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Rekomendasi
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
Bukti Kemenangan Hamas,...
Bukti Kemenangan Hamas, 3 Sandera Israel Ditukar 90 Tahanan Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved