Pemda Tak Terapkan PPKM Mikro Bakal Ditegur

Selasa, 28 Desember 2021 - 06:03 WIB
loading...
Pemda Tak Terapkan PPKM...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menerapkan mikro lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron di Tanah Air. Mikro lockdown merupakan bahasa lain dari PPKM mikro.

Maka itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta agar para kepala daerah mengaktifkan lagi PPKM mikro. Seperti diketahui, sebelum diterapkannya PPKM level, Indonesia sudah sempat menggunakan PPKM mikro.

“Saya sudah sampaikan kepada teman-teman kepala daerah. Terutama kuncinya bupati, wali kota, supaya mereka aktifkan kembali PPKM mikro ini,” katanya di kantor Kemendagri, Senin (27/12/2021).

Baca juga: Kemendagri Beri Apresiasi 15 Provinsi yang Telah 100% Bentuk Posko PPKM Mikro Tingkat Desa

Dia pun akan menugaskan jajarannya untuk menurunkan tim selama periode Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) untuk ke daerah-daerah yang sering menjadi tujuan wisata. Di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, dan Lombok.

Pihaknya akan mengecek apakah PPKM mikro berjalan atau tidak. Tito pun mengingatkan pemerintah daerah (pemda) yang tidak menjalankannya akan ditegur.

“Lima daerah ini prioritas kita akan turunkan tim, apakah PPKM mikro ini jalan? Karena kalau mikro jalan, bila ada kebijakan lockdown bisa cepat lakukan. Yang jalan, kita berikan penghargaan, yang enggak jalan pasti kita tegur nantinya,” tuturnya.

PPKM mikro ini ditandai dengan adanya satgas hingga tingkatan RT dan RW. Satgas diisi oleh jajaran pemerintahan desa setempat dan didukung oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas., termasuk juga tokoh-tokoh masyarakat yang ada wilayah itu.

“Nah itu mereka melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing. Tugasnya mulai pencegahan kampanye protokol kesehatan. Kemudian mengidentifikasi apakah ada warga yang sakit bergejala Covid-19. Setelah itu membantu yang isolasi, membantu ke rumah sakit,” ujarnya.

Satgas ini juga bisa melakukan mikro lockdown jika ada kasus yang cukup banyak di wilayah tersebut. “Kalau di RT ya di RT itu. Kalau di kampung cukup banyak maka di kampung itu saja. Nanti dibantu bansos segala macam sekalian melakukan treatment kepada mereka,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri-Menteri PKP Targetkan Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Satgas Damai Cartenz:...
Satgas Damai Cartenz: Pulan Wonda KKB yang Tembaki Tito Karnavian Buron selama 7 Tahun
Rekomendasi
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved