Pemda Tak Terapkan PPKM Mikro Bakal Ditegur
Selasa, 28 Desember 2021 - 06:03 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya akan mengecek apakah PPKM mikro berjalan atau tidak. Tito pun mengingatkan pemerintah daerah (pemda) yang tidak menjalankannya akan ditegur.
“Lima daerah ini prioritas kita akan turunkan tim, apakah PPKM mikro ini jalan? Karena kalau mikro jalan, bila ada kebijakan lockdown bisa cepat lakukan. Yang jalan, kita berikan penghargaan, yang enggak jalan pasti kita tegur nantinya,” tuturnya.
PPKM mikro ini ditandai dengan adanya satgas hingga tingkatan RT dan RW. Satgas diisi oleh jajaran pemerintahan desa setempat dan didukung oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas., termasuk juga tokoh-tokoh masyarakat yang ada wilayah itu.
“Nah itu mereka melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing. Tugasnya mulai pencegahan kampanye protokol kesehatan. Kemudian mengidentifikasi apakah ada warga yang sakit bergejala Covid-19. Setelah itu membantu yang isolasi, membantu ke rumah sakit,” ujarnya.
Satgas ini juga bisa melakukan mikro lockdown jika ada kasus yang cukup banyak di wilayah tersebut. “Kalau di RT ya di RT itu. Kalau di kampung cukup banyak maka di kampung itu saja. Nanti dibantu bansos segala macam sekalian melakukan treatment kepada mereka,” pungkasnya.
“Lima daerah ini prioritas kita akan turunkan tim, apakah PPKM mikro ini jalan? Karena kalau mikro jalan, bila ada kebijakan lockdown bisa cepat lakukan. Yang jalan, kita berikan penghargaan, yang enggak jalan pasti kita tegur nantinya,” tuturnya.
PPKM mikro ini ditandai dengan adanya satgas hingga tingkatan RT dan RW. Satgas diisi oleh jajaran pemerintahan desa setempat dan didukung oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas., termasuk juga tokoh-tokoh masyarakat yang ada wilayah itu.
“Nah itu mereka melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing. Tugasnya mulai pencegahan kampanye protokol kesehatan. Kemudian mengidentifikasi apakah ada warga yang sakit bergejala Covid-19. Setelah itu membantu yang isolasi, membantu ke rumah sakit,” ujarnya.
Satgas ini juga bisa melakukan mikro lockdown jika ada kasus yang cukup banyak di wilayah tersebut. “Kalau di RT ya di RT itu. Kalau di kampung cukup banyak maka di kampung itu saja. Nanti dibantu bansos segala macam sekalian melakukan treatment kepada mereka,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :