Tetapkan 3 Tersangka, Bareskrim Sita 140 Rumah terkait Korupsi KPR BPD Jateng
Senin, 27 Desember 2021 - 17:48 WIB
loading...
Bareskrim Polri menyita 140 rumah terkait dugaan korupsi penyaluran KPR BPD Jateng. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bareskrim Polri menyita 140 rumah di wilayah Blora, Jawa Tengah. Penyitaan dilakukan terkait penyidikan dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah (Jateng) cabang Blora.
"140 unit (rumah yang disita). Blora, KPR. Kepemilikan rumah," kata Wadir Tipidor Bareskrim Polri Kombes Cahyono Wibowo di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (27/12/2021).
Baca juga: Bareskrim Polri Periksa 29 Korban Penipuan Investasi Alkes Rp1,3 Triliun
Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah mantan Kepala BPD Jateng cabang Blora Rudatin Pamungkas, Ubaydillah Rouf selaku ASN Pemkab Blora dan Direktur PT Gading Mas Properti Blora serta Teguh Kristiono selaku Direktur PT Lentera Emas Raya Blora.
Penyaluran kredit bermasalah tersebut berlangsung dalam periode Agustus 2018 hingga April 2019. Awalnya bank menyalurkan kredit kepada tersangka Ubaydillah sebesar Rp4 miliar.
"140 unit (rumah yang disita). Blora, KPR. Kepemilikan rumah," kata Wadir Tipidor Bareskrim Polri Kombes Cahyono Wibowo di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (27/12/2021).
Baca juga: Bareskrim Polri Periksa 29 Korban Penipuan Investasi Alkes Rp1,3 Triliun
Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah mantan Kepala BPD Jateng cabang Blora Rudatin Pamungkas, Ubaydillah Rouf selaku ASN Pemkab Blora dan Direktur PT Gading Mas Properti Blora serta Teguh Kristiono selaku Direktur PT Lentera Emas Raya Blora.
Penyaluran kredit bermasalah tersebut berlangsung dalam periode Agustus 2018 hingga April 2019. Awalnya bank menyalurkan kredit kepada tersangka Ubaydillah sebesar Rp4 miliar.
Lihat Juga :