MUI Harap KH Miftachul Akhyar Jadi Mediator Pemersatu Umat

Senin, 27 Desember 2021 - 16:38 WIB
loading...
MUI Harap KH Miftachul...
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menilai Rais Aam PBNU terpilih, KH Miftachul Akhyar, sosok ulama yang memiliki kapasitas dan integritas, untuk mengayomi umat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menilai Rais Aam PBNU terpilih, KH Miftachul Akhyar merupakan sosok ulama yang memiliki kapasitas dan integritas untuk mengayomi dan melindungi umat. Dua hal itu penting dalam rangka penguatan umat.

Baca juga: Anwar Abbas Berharap NU Bolehkan KH Miftachul Akhyar Tetap Menjabat Ketum MUI

Amirsyah optimistis KH Miftachul Akhyar , dapat menjadi mediator pemersatu umat melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Insaniah, dan ukhuwah Wathaniyah.

"Sehingga kekuatan umat dapat menjadi bagian dari kekuatan bangsa yang tenang, berada pada situasi pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19,” ungkap Amirsyah melalui keterangannya, Senin (27/12/2021).

Oleh karenanya, dirinya berharap melalui kepemimpinan MUI bersama ormas lain dapat mewujudkan visi MUI untuk menciptakan kondisi kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan yang baik.

Dia berujar, keterpilihan Kiai Miftachul juga bisa memperoleh ridha dan ampunan Allah, menuju masyarakat utama yang berkualitas, demi terwujudnya kejayaan Islam. Tentunya, hal itu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai manifestasi dari rahmat bagi seluruh alam.

"Berharap (Kiai Miftach) mampu menjadi penyeimbang dalam menjadikan NU sebagai ormas yang mandiri untuk penguatan ekonomi umat melalui lembaga pendidikan seperti pondok pesantren,” tuturnya.

KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU melalui hasil masyawarah dan mufakat dari tim Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang terdiri dari 9 kiai sepuh NU dalam Muktamar ke-34 PBNU.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved