Survei: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Stabil Selama Pandemi

Minggu, 26 Desember 2021 - 15:59 WIB
loading...
Survei: Tingkat Kepuasan...
Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi relatif stabil dalam 2 tahun belakangan atau selama pandemi Covid-19 berdasarkan survei terbaru SMRC. Foto/Biro Pers Sekretariat Presiden
A A A
JAKARTA - Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) relatif stabil dalam 2 tahun belakangan atau selama pandemi Covid-19 . Hal ini merupakan salah satu temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang diumumkan hari ini.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan, dalam survei Desember 2021, mayoritas warga, 71,7% menilai sangat atau cukup puas dengan kerja Presiden Jokowi. Yang kurang atau tidak puas hanya sekitar 25,3%. Sementara yang tidak menjawab masih ada sekitar 3 persen.

“Tingkat kepuasan ini stabil dalam dua tahun terakhir,” kata Deni saat memaparkan survei bertajuk ‘Ekonomi-Politik 2021 dan Harapan 2022: Opini Publik Nasional’ secara daring, Minggu (26/12/2021).

Baca juga: Survei: Kondisi Keamanan Nasional Selalu Positif Sebelum atau Setelah Covid-19

Deni melanjutkan, tingkat kepuasan pada kinerja presiden ini sejalan dengan evaluasi publik pada kinerja pemerintah pusat dalam menangani wabah Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Mayoritas warga atau 75% merasa sangat atau cukup puas dengan kerja pemerintah pusat menangani Covid-19.

Sementara yang kurang atau tidak puas hanya 22%, dan yang tidak menjawab 3%. “Kepuasan ini, mengalami kenaikan dari 61% pada survei Oktober 2020 menjadi 75% pada Desember 2021,” terangnya

Sementara dari aspek penanganan ekonomi, kata dia, ditemukan ada 60,1% warga yang merasa sangat atau cukup puas dengan kerja pemerintah pusat menangani pemulihan ekonomi akibat Covid-19. Yang kurang atau tidak puas sekitar 34,7%, dan tidak tahu atau tidak jawab 5,2%.

“Tingkat kepuasan ini naik dalam tiga bulan terakhir, dari 50,7% pada September 2021 menjadi 60,1% pada survei terakhir Desember 2021,” ungkap Deni.

Dari yang merasa sangat atau cukup puas dengan kerja pemerintah dalam menangani pemulihan ekonomi akibat Covid-19, Deni menguraikan, mayoritas atau 42,9% beralasan karena dalam setahun terakhir di masa Covid-19 keadaan ekonomi mulai membaik. Alasan lainnya, pandemi membuat ekonomi buruk, dan pemerintah sudah bekerja keras mengatasinya walaupun keadaan ekonomi secara umum masih buruk 34,7%.

Kemudian, pandemi membuat ekonomi di seluruh dunia buruk akibat Covid-19 dan di Indonesia tidak terlalu buruk dibanding dunia pada umumnya 14,1%; alasan lainnya 1,9%, dan tidak jawab 6,4% Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung dengan melibatkan 2420 responden terpilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2062 atau 85%. Margin of error survei diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95%.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved