Mutasi Polri, Eks Komandan Upacara HUT RI di Istana Jabat Kabagops Densus 88
Minggu, 26 Desember 2021 - 05:34 WIB
loading...
A
A
A
Dia semula berjuang bersama 19 rekannya sesama perwira Polri yang memenuhi syarat. Dari seleksi, kandidat dikerucutkan menjadi enam orang. Lantas selanjutnya menyusut lagi jadi dua orang.
Dari situ dia ikut seleksi tingkat pusat bersama dengan kandidat komandan upacara (danup) dari tiga matra di TNI. Setelah melalui berbagai proses panjang, Pusung ditetapkan sebagai danup penurunan bendera.
Pusung mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas kepercayaan tersebut. Dia mengingat sekitar 25 tahun silam dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Utara dan bertugas menjadi pembentang bendera pada Upacara 17 Agustus 1992 di Stadion Klabat, Manado. Tak dinyana, dia mendapat kehormatan memimpin upacara sakral itu di Istana.
"Indonesia memberikan kesempatan kepada semua anak bangsa tanpa memandang latar belakang suku dan agama untuk berkarya serta mengukir prestasi.Kami hanya punya semangat, kerja keras, serta harapan Indonesia milik kita semua.," ujarnya di akun Instagram, belum lama ini.
Dari situ dia ikut seleksi tingkat pusat bersama dengan kandidat komandan upacara (danup) dari tiga matra di TNI. Setelah melalui berbagai proses panjang, Pusung ditetapkan sebagai danup penurunan bendera.
Pusung mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas kepercayaan tersebut. Dia mengingat sekitar 25 tahun silam dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Utara dan bertugas menjadi pembentang bendera pada Upacara 17 Agustus 1992 di Stadion Klabat, Manado. Tak dinyana, dia mendapat kehormatan memimpin upacara sakral itu di Istana.
"Indonesia memberikan kesempatan kepada semua anak bangsa tanpa memandang latar belakang suku dan agama untuk berkarya serta mengukir prestasi.Kami hanya punya semangat, kerja keras, serta harapan Indonesia milik kita semua.," ujarnya di akun Instagram, belum lama ini.
(maf)
Lihat Juga :