PVMBG Peringatkan Potensi Tanah Longsor di Jawa Barat saat Puncak Musim Hujan
Sabtu, 25 Desember 2021 - 18:14 WIB
loading...
Tanah longsor berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat pada puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada Januari-Maret 2022. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG ) menghimbau masyarakat Jawa Barat, tinggal di daerah rawan bencana tanah longsor dan banjir bandang agar mengintensifkan kesiapsiagaan dan mitigasi. Ini karena awal 2022 diprediksi sebagai masa puncak musim hujan.
“Hari Jumat, 24 Desember 2021 kemarin, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, menjelang puncak musim hujan pada periode Januari - Maret 2022, agar Provinsi Jawa Barat mengintensifkan mitigasi bencana,” ujar Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Budi Lelono dalam keterangan yang diterima, Sabtu (25/12/2021).
Baca juga: Panglima TNI Kerahkan Yonzipur dan Kostrad Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru
Eko mengatakan pihaknya juga telah membuat peta potensi terjadi gerakan tanah bulan Januari 2022 berdasarkan overlay peta zona kerentanan gerakan tanah (Badan Geologi) dan Peta Prakiraan Musim Hujan Pada Bulan Januari 2022 (BMKG). “Hasil overlay diperoleh menunjukkan Jawa Barat mempunyai potensi tinggi terjadi gerakan tanah atau tanah longsor dan banjir bandang,” lanjut Eko.
Berikut wilayah di Jawa Barat yang berpotensi terjadi gerakan tanah atau tanah longsor dan banjir bandang pada menjelang puncak musim hujan tersebut terutama di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang dan Kabupaten Cirebon.
“Hari Jumat, 24 Desember 2021 kemarin, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, menjelang puncak musim hujan pada periode Januari - Maret 2022, agar Provinsi Jawa Barat mengintensifkan mitigasi bencana,” ujar Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Budi Lelono dalam keterangan yang diterima, Sabtu (25/12/2021).
Baca juga: Panglima TNI Kerahkan Yonzipur dan Kostrad Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru
Eko mengatakan pihaknya juga telah membuat peta potensi terjadi gerakan tanah bulan Januari 2022 berdasarkan overlay peta zona kerentanan gerakan tanah (Badan Geologi) dan Peta Prakiraan Musim Hujan Pada Bulan Januari 2022 (BMKG). “Hasil overlay diperoleh menunjukkan Jawa Barat mempunyai potensi tinggi terjadi gerakan tanah atau tanah longsor dan banjir bandang,” lanjut Eko.
Berikut wilayah di Jawa Barat yang berpotensi terjadi gerakan tanah atau tanah longsor dan banjir bandang pada menjelang puncak musim hujan tersebut terutama di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang dan Kabupaten Cirebon.
Lihat Juga :