Omicron Sudah Ada di 110 Negara, Kemenkes Ingatkan Waspada Gelombang Covid-19
Jum'at, 24 Desember 2021 - 18:38 WIB
loading...
Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan saat ini sudah 110 negara yang melaporkan kasus varian Omicron. Foto/covid19.go.id
A
A
A
JAKARTA - Varian Omicron menyebar ke sejumlah negara. Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan saat ini sudah 110 negara yang melaporkan kasus varian Omicron.
Sehingga, harus waspada terhadap potensi adanya gelombang Covid-19 di berbagai negara. “Saat ini Omicron menjadi varian yang menyita banyak perhatian terutama dengan karakteristiknya yang memungkinkan untuk memunculkan gelombang Covid-19 di berbagai negara,” kata Nadia saat konferensi pers secara virtual, Jumat (24/12/2021).
Nadia menuturkan, WHO melaporkan per 23 Desember sudah ada 110 negara yang melaporkan telah mendeteksi kasus Omicron ini baik yang diperoleh dari para pelaku perjalanan maupun yang diperoleh dari penularan komunitas atau sudah ada penularan di dalam masyarakat.
Baca juga: Kasus Omicron Jadi 8, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Covid-19 Masih Terkendali
“Kita harus mulai bersiap dan waspada jika gelombang berikutnya mungkin akan muncul, seiring dengan meluasnya varian baru Omicron,” tegasnya.
Sehingga, harus waspada terhadap potensi adanya gelombang Covid-19 di berbagai negara. “Saat ini Omicron menjadi varian yang menyita banyak perhatian terutama dengan karakteristiknya yang memungkinkan untuk memunculkan gelombang Covid-19 di berbagai negara,” kata Nadia saat konferensi pers secara virtual, Jumat (24/12/2021).
Nadia menuturkan, WHO melaporkan per 23 Desember sudah ada 110 negara yang melaporkan telah mendeteksi kasus Omicron ini baik yang diperoleh dari para pelaku perjalanan maupun yang diperoleh dari penularan komunitas atau sudah ada penularan di dalam masyarakat.
Baca juga: Kasus Omicron Jadi 8, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Covid-19 Masih Terkendali
“Kita harus mulai bersiap dan waspada jika gelombang berikutnya mungkin akan muncul, seiring dengan meluasnya varian baru Omicron,” tegasnya.
Lihat Juga :