Tari Kecak HUT PDIP Angkat Tema Ramayana, Hasto: Kisah Perjuangan dan Kesetiaan

Jum'at, 24 Desember 2021 - 00:42 WIB
loading...
Tari Kecak HUT PDIP...
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan Tari Kecak yang akan ditampilkan dalam puncak HUT PDIP mengambil tema Ramayana tentang sebuah kisah perjuangan dan kesetiaan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan Tari Kecak yang akan ditampilkan dalam puncak HUT PDIP pada 10 Januari 2022 mengambil tema cerita Ramayana. Sebuah kisah tentang perjuangan dan kesetiaan.

Hasto menjadi salah satu dari para penari Tari Kecak Bali yang latihan dan melakukan penampilan di Anjungan Bali, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (23/12/2021) malam. Rekaman penampilan mereka yang akan ditunjukkan saat puncak perayaan HUT PDIP nantinya. Tari kecak yang mereka lakukan mengambil tema Ramayana. "Seni ini kami persembahkan dengan mengambil isi cerita dari Ramayana," kata Hasto.

Proses Tari Kecak yang direkam secara khusus itu, terdiri dari empat babak. Dalam salah satu babak, Hasto berperan sebagai Sugriwa, seorang raja kera yang merukan sahabat Rama. Sugriwa bersama Anoman, turut membantu Rama ketika menyelamatkan Sinta. Mengapa cerita Ramayana? Hasto menjelaskan kisah itu menggambarkan bagaimana perjuangan menegakkan dharma atau kebaikan. Perjuangan dengan penuh keteguhan dan keyakinan, juga perjuangan suci. "Seorang Rama melawan berbagai bentuk angkara murka yang diwakili Rahwana," kata Hasto.

Baca juga: Ganjar-Puan Bisa Jadi Lokomotif PDIP Menangi Pileg dan Pilpres 2024

Di sisi lain, cerita ini juga menggambarkan soal kesetiaan yakni lewat kesetiaan Dewi Sinta, yang mengandung berbagai ujian dan konsekuensi. "Tetapi apa pun itu, tetap setia pada jalan kebenaran itu. Dan akhirnya mendapatkan rahmat perlindungan dari Yang Maha Agung, Yang Maha Kasih, sehingga Dewi Sinta akhirnya mendapatkan tempat yang begitu mulia karena jalan suci yang ditempuh Dewi Sinta," urai Hasto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Rekomendasi
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Berita Terkini
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Kejari Jaksel Ungkap...
Kejari Jaksel Ungkap Alasan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved