Desakan Revisi UU Pemilu Menguat, PKB Yakin Pemerintah Tak Tutup Mata

Rabu, 22 Desember 2021 - 19:22 WIB
loading...
Desakan Revisi UU Pemilu...
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Yanuar Prihatin meyakini pemerintah akan merespons desakan sejumlah kalangan untuk merevisi UU Pemilu. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Yanuar Prihatin meyakini pemerintah bakal merespons desakan dari sejumlah pihak yang menginginkan revisi Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum ( UU Pemilu ). Terlebih, sejumlah parpol juga berkepentingan untuk mengubahnya.

"Kita optimistis aja, bahwa pada waktunya UU Pemilu ini akan direvisi. Pemerintah, saya kira, tidak menutup mata dengan dinamika yang terjadi dikalangan parpol dan DPR," kata Yanuar kepada wartawan, Rabu (22/12/2021).

Baca juga:

Yanuar secara jujur mengungkapkan bahwabeberapa partai politik memang menghendaki adanya revisi UU Pemilu. Bahkan, sebelumnya sudah ada draf revisi versi DPR. "Ini menunjukkan bahwa parpol setuju ada revisi.Yang tidak setuju revisi itu kan pemerintah, bukan DPR," ujarnya.

Dia mengungkap tentang urgensi daripada revisi UU Pemilu tersebut. Menurutnya, ada beberapa substansi dalam UU itu yang memerlukan perbaikan, penyempuraan, bahkan pembaruan.

"Seperti, presidential threshold, parliamentary threshold, soal mekanisme penetapan daftar pemilih, penetapan parpol peserta pemilu, sistem informasi penghitungan suara, dan lain-lain," tutur dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved