Satgas Covid-19: Omicron Kemungkinan Cepat Menular pada Penyintas Covid

Selasa, 21 Desember 2021 - 20:31 WIB
loading...
Satgas Covid-19: Omicron...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Omicron kemungkinan cepat menular pada penyintas Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan sampai dengan Senin, 20 Desember kemarin varian Omicron telah ditemukan di 92 negara. Termasuk Indonesia yang menyumbangkan 3 kasus di dalamnya.

“Dengan total kasus konfirmasi sebanyak 62.342 kasus,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (21/12/2021

Dia mengatakan sejauh ini WHO menyatakan temuan karakteristik varian Omicron dengan dasar studi awalan yang dilakukan. Di antaranya belum ada bukti ada peningkatan kemampuan penularan dan keparahan gejala. Namun begitu varian Omicron memiliki kemungkinan cepat menular pada penyintas Covid-19.

Baca juga: Omicron Mengancam, Ini 4 Langkah Antisipasi Penyebarannya

“Ada kemungkinan peningkatan peluang penularan pada penyintas Covid-19 atau secara tidak langsung mampu melawan imunitas Covid-19 yang telah terbentuk,” ujaranya.

Baca juga: Jika Omicron Meledak, Pemerintah Perpanjang Durasi Karantina Jadi 14 Hari

Selain itu, sampai saat ini PCR dianggap masih mampu mendeteksi varian Omicron. Namun untuk rapid antigen masih dalam penelitian. Terlepas dari itu, pemerintah meminta masyarakat untuk tetap tenang. Selain itu juga masyarakat diminta ikut serta membuat suasana kondusif, dengan mengikuti update dari pemerintah.

“Alih-alih menyebabkan rasa ketakutan yang berlebihan dengan menyebarluaskan hal-hal yang belum tentu benar, alangkah lebih baik kita bersikap lebih hati-hati dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Menkes: IMEDIC 2025...
Menkes: IMEDIC 2025 Jadi Forum Strategis Kembangkan Sektor Kesehatan
Tolak Amendemen IHR...
Tolak Amendemen IHR oleh WHO, Mantan Menkes Siti Fadilah: Kurangi Kedaulatan Negara
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Covid-19 Naik...
Kasus Covid-19 Naik Lagi, Partai Perindo: Tetap Tenang dan Waspada, Tapi Jangan Lengah
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat, TBIG Gelar Pelatihan di Kalimantan
Ikuti Langkah Trump,...
Ikuti Langkah Trump, Argentina Keluar dari WHO
Rekomendasi
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved