Wapres: 69% Kabupaten Prioritas Kemiskinan Ekstrem Berada di Wilayah Pesisir
Selasa, 21 Desember 2021 - 15:18 WIB
loading...
Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin hari ini memimpin rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di pesisir. Foto/Setneg
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin hari ini memimpin rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di pesisir. Menurut Ma'ruf, 69% kabupaten prioritaskan pengentasan kemiskinan ekstrem berada di wilayah pesisir.
"Presiden meminta untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di 35 kabupaten yaitu di tujuh provinsi. Dan ternyata dari kabupaten prioritas di 35 itu, 24 kabupatennya, atau 69% termasuk wilayah pesisir yang kemaren kita tanggulangi di 2021 itu. Itu datanya," ujarnya saat membuka rapat, Selasa (21/13/2021). Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Bahaya Korupsi, Kemiskinan Merajalela hingga Investasi Seret
Bahkan untuk tahun 2022 daerah prioritas penanganan kemiskinan ekstrem juga sebagian besar ada wilayah pesisir. Seperti diketahui daerah prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem berjumlah 212 daerah.
"Dan ternyata di 212 kabupaten kota itu, 147-nya sama dengan 69,34% adalah wilayah pesisir. Yang bukan pesisir 65 kabupaten/kota, sama dengan 30,66%," tuturnya.
Namun begitu jumlah penduduk yang miskin ekstrem di wilayah pesisir tidak sebanyak di wilayah non pesisir. "Kalau di wilayah pesisir itu penduduk miskin ekstremnya itu 1.297.538 sama dengan 12,48%, yang bukan wilayah pesisirnya 9.103,309 sama 87,5%. Jadi jumlah penduduknya berbanding terbalik."
"Presiden meminta untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di 35 kabupaten yaitu di tujuh provinsi. Dan ternyata dari kabupaten prioritas di 35 itu, 24 kabupatennya, atau 69% termasuk wilayah pesisir yang kemaren kita tanggulangi di 2021 itu. Itu datanya," ujarnya saat membuka rapat, Selasa (21/13/2021). Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Bahaya Korupsi, Kemiskinan Merajalela hingga Investasi Seret
Bahkan untuk tahun 2022 daerah prioritas penanganan kemiskinan ekstrem juga sebagian besar ada wilayah pesisir. Seperti diketahui daerah prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem berjumlah 212 daerah.
"Dan ternyata di 212 kabupaten kota itu, 147-nya sama dengan 69,34% adalah wilayah pesisir. Yang bukan pesisir 65 kabupaten/kota, sama dengan 30,66%," tuturnya.
Namun begitu jumlah penduduk yang miskin ekstrem di wilayah pesisir tidak sebanyak di wilayah non pesisir. "Kalau di wilayah pesisir itu penduduk miskin ekstremnya itu 1.297.538 sama dengan 12,48%, yang bukan wilayah pesisirnya 9.103,309 sama 87,5%. Jadi jumlah penduduknya berbanding terbalik."
Lihat Juga :