Elektabilitas Prabowo Turun karena Tak Kelihatan 'Manggung' di Tengah Pandemi Corona
Selasa, 09 Juni 2020 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
Bagi Adi, peta elektoral ini yang muncul saat ini 'agak aneh'. Karena yang moncer menuju 2024 bukan dari partai seperti Anies dan Ridwal kamil. Sementara, Ganjar sekalipun naik elektabilitasnya belum tentu dapat 'tiket VIP' dari PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilpres 2024.
Menurut Adi, satu-satunya yang relatif aman hanya Prabowo. Sebagai ketua umum partai ia bisa mudah maju dengan satu tambahan partai menengah saja. Problemnya, yang menarik justru elektabilitas Prabowo turun drastis. Ia melihat karena sejak menjadi Menteri Pertahanan hingga masa pandemi, kehadiran Prabowo di pemerintah belum terlihat memberikan sentuhan yang berbeda, bahkan terlihat sepi berita.
Sebaliknya, Ridwan Kamil naik pesat elektabilitas. Kang Emil, sapaan akrabnya, hampir sama dengan Ganjar, memanfaatkan medsos untuk menyiarkan segala aktivitasnya menghadapi corona. Sedangkan Anies dinilai kurang mengeksplorasi sektor medsos ini. (Baca juga: Loyalis Amien Rais Prediksi PAN Tidak Lolos ke Senayan ).
"Dalam survei, pembicaraan isu di media sosial menjadi variabel penting penilaian publik terhadap seorang tokoh," ujar analis politik asal UIN Jakarta ini.
Diberitakan sebelumnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil naik di tengah pandemi Covid-19. Sebaliknya, elektabilitas Menhan Prabowo Subianto turun. Hal itu berdasarkan hasil survei Indikator bertajuk 'Evaluasi Publik terhadap Penanganan Covid-19, Kinerja Ekonomi dan Implikasi Politiknya' yang dirilis Minggu (7/6/2020).
Menurut Adi, satu-satunya yang relatif aman hanya Prabowo. Sebagai ketua umum partai ia bisa mudah maju dengan satu tambahan partai menengah saja. Problemnya, yang menarik justru elektabilitas Prabowo turun drastis. Ia melihat karena sejak menjadi Menteri Pertahanan hingga masa pandemi, kehadiran Prabowo di pemerintah belum terlihat memberikan sentuhan yang berbeda, bahkan terlihat sepi berita.
Sebaliknya, Ridwan Kamil naik pesat elektabilitas. Kang Emil, sapaan akrabnya, hampir sama dengan Ganjar, memanfaatkan medsos untuk menyiarkan segala aktivitasnya menghadapi corona. Sedangkan Anies dinilai kurang mengeksplorasi sektor medsos ini. (Baca juga: Loyalis Amien Rais Prediksi PAN Tidak Lolos ke Senayan ).
"Dalam survei, pembicaraan isu di media sosial menjadi variabel penting penilaian publik terhadap seorang tokoh," ujar analis politik asal UIN Jakarta ini.
Diberitakan sebelumnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil naik di tengah pandemi Covid-19. Sebaliknya, elektabilitas Menhan Prabowo Subianto turun. Hal itu berdasarkan hasil survei Indikator bertajuk 'Evaluasi Publik terhadap Penanganan Covid-19, Kinerja Ekonomi dan Implikasi Politiknya' yang dirilis Minggu (7/6/2020).
Lihat Juga :