Kominfo Beri Apresiasi Mitra Program DTS 2021 Capai 100 Ribu
Jum'at, 17 Desember 2021 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk tahun 2022 saya sudah MoU dengan berbagai kepala daerah, kami pilih sekitar 20 daerah untuk kami latih sebanyak mungkin masyarakatnya. Jadi target kami setiap daerah itu 10 ribu, ada 20 daerah maka tahun 2022 kami harapkan ada 200 ribu talenta digital,” kata Hary.
Menurut Hary, tema-tema seperti data science, data engineering, dan kecerdasan buatan (AI) hingga tema-tema wirausaha seperti digital marketing dan content creator termasuk di antara yang paling banyak diminati para peserta DTS tahun ini.
“Untuk 103 tema itu yang paling banyak pesertanya kalau kami membuka itu data science, data engineering, dan AI, itu yang paling banyak. Jadi kalau kami buka kuota misalnya 10 ribu, ini yang daftar sampai 18 ribu,” papar Hary.
Program DTS 2021 didukung oleh para mitra yang turut memberikan materi pelatihan kepada peserta, termasuk 103 universitas dalam negeri, 4 universitas luar negeri, 13 perusahaan teknologi global, hingga sejumlah edutech nasional, asosiasi dan komunitas, dunia usaha, perbankan, marketplace, serta startup.
Hary mengatakan pihaknya menargetkan total 8 universitas global yang akan berpartisipasi dalam program DTS, tujuannya agar peserta bisa mendapatkan berbagai perspektif dari negara-negara memang maju di dalam mengembangkan transformasi digital dan bisnis digital.
Menurut Hary, tema-tema seperti data science, data engineering, dan kecerdasan buatan (AI) hingga tema-tema wirausaha seperti digital marketing dan content creator termasuk di antara yang paling banyak diminati para peserta DTS tahun ini.
“Untuk 103 tema itu yang paling banyak pesertanya kalau kami membuka itu data science, data engineering, dan AI, itu yang paling banyak. Jadi kalau kami buka kuota misalnya 10 ribu, ini yang daftar sampai 18 ribu,” papar Hary.
Program DTS 2021 didukung oleh para mitra yang turut memberikan materi pelatihan kepada peserta, termasuk 103 universitas dalam negeri, 4 universitas luar negeri, 13 perusahaan teknologi global, hingga sejumlah edutech nasional, asosiasi dan komunitas, dunia usaha, perbankan, marketplace, serta startup.
Hary mengatakan pihaknya menargetkan total 8 universitas global yang akan berpartisipasi dalam program DTS, tujuannya agar peserta bisa mendapatkan berbagai perspektif dari negara-negara memang maju di dalam mengembangkan transformasi digital dan bisnis digital.
Lihat Juga :