Jenderal Andika Cek Rencana Penyediaan Laboratorium PCR Covid-19 di Rumah Sakit TNI AD
Senin, 08 Juni 2020 - 23:51 WIB
loading...
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Foto/MABESAD
A
A
A
JAKARTA - KepalaStafAngkatanDarat(KASAD)Jenderal TNIAndikaPerkasa memberikan arahan dalam webinar dengan Kepala Kesehatan Daerah Militer (Kakesdam), Kepala Rumah Sakit TNI AD, dan RSPAD terkait laporan penanganan Covid-19 serta rencana penyediaan laboratorium Polymerse Chain Reaction (PCR) di rumah sakit TNI AD.
Dalam teleconference berkala itu, Jenderal Andika meminta agar tenaga analis dan kepala laboratoriumPCR dengan ekstraksi RNA robotic di 68 rumah sakit TNI AD segera disiapkan.
"Ini adalah satu langkah maju yang cukup jauh ke depan. Oleh karena itu, kita harus mulai menyiapkan. Masing-masing rumah sakit harus menyiapkan tenaganya, analis maupun kepala laboratorium. Sehingga pada saatnya barang ini datang, sudah siap," kata Andika dalam tayangan Youtube, Senin (8/6/2020).
Andika menyampaikan lab PCR yang akan dibangun menggunakan ekstraksi RNA robotic sehingga hasilnya akan lebih cepat dan akurat. Pengunaan ekstraksi RNA robotic tersebut diharapkan juga mengurangi kebutuhan analis.
"Kali ini kita menghadirkan labPCR di setiap rumah sakit kita. Kita ada 68. Lab PCR ini ekstraksi RNA-nya akan robotic. Jadi akan lebih cepat," ungkapnya. (Baca juga: Tangkap 2 Bandar Narkoba di Padang, Polisi Dikeroyok Keluarga Tersangka )
Dalam teleconference berkala itu, Jenderal Andika meminta agar tenaga analis dan kepala laboratoriumPCR dengan ekstraksi RNA robotic di 68 rumah sakit TNI AD segera disiapkan.
"Ini adalah satu langkah maju yang cukup jauh ke depan. Oleh karena itu, kita harus mulai menyiapkan. Masing-masing rumah sakit harus menyiapkan tenaganya, analis maupun kepala laboratorium. Sehingga pada saatnya barang ini datang, sudah siap," kata Andika dalam tayangan Youtube, Senin (8/6/2020).
Andika menyampaikan lab PCR yang akan dibangun menggunakan ekstraksi RNA robotic sehingga hasilnya akan lebih cepat dan akurat. Pengunaan ekstraksi RNA robotic tersebut diharapkan juga mengurangi kebutuhan analis.
"Kali ini kita menghadirkan labPCR di setiap rumah sakit kita. Kita ada 68. Lab PCR ini ekstraksi RNA-nya akan robotic. Jadi akan lebih cepat," ungkapnya. (Baca juga: Tangkap 2 Bandar Narkoba di Padang, Polisi Dikeroyok Keluarga Tersangka )
Lihat Juga :