Anggota MPR RI Sebut Sikap Toleran Jamin Keutuhan Bangsa

Rabu, 15 Desember 2021 - 13:16 WIB
loading...
Anggota MPR RI Sebut Sikap Toleran Jamin Keutuhan Bangsa
Anggota MPR RI Siti Mukaromah dalam Sosialisasi Empat Pilar yang dilaksanakan di Rumah Makan Sambel Blethok Purwokerto, Banyumas, Senin (13/12/2021). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Sikap toleran dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu unsur yang menjamin keutuhan bangsa Indonesia. Sikap toleran sangat diperlukan dalam iklim kebhinekaan Indonesia.

Hal ini dikemukakan Anggota MPR RI Siti Mukaromah dalam Sosialisasi Empat Pilar yang dilaksanakan di Rumah Makan Sambel Blethok Purwokerto, Banyumas, Senin (13/12/2021). "Cita-cita dan tujuan negara harus diwujudkan dengan menjamin integrasi, keutuhan bangsa, dan tidak diskriminatif karena ikatan primordial," ujar Ketua DPP Perempuan Bangsa ini dalam keterangan tertulis dikutip, Rabu (15/12/2021).

Erma, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa cita-cita dan tujuan negara diwujudkan dengan keadilan negara melalui pembagian proporsional antarmasyarakat. Dengan begitu, masyarakat yang lemah tidak tertindas oleh masyarakat yang lebih memiliki kemampuan. Keduanya harus saling membantu.

Baca juga: PM Imran Khan: Pakistan Tak Toleransi Kekerasan Atas Nama Agama!

"Mendirikan negara tidak hanya dapat berangkat dari keinginan sesaat, akan tetapi mendirikan negara, apalagi negara besar seperti Indonesia sudah pasti melalui cita-cita dan tujuan yang besar," katanya.

Dalam pembukaan UUD 1945, telah disebutkan bahwa tujuan negara adalah untuk membentuk suatu pemerintah yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Menurut Erma, kekhasan nilai-nilai yang sudah hidup dalam masyarakat Indonesia selama berabad-abad merupakan amanat yang dikandung dalam Pancasila. Karena itu, Pancasila disebut sebagai konsep prismatik yang berlaku di Indonesia.

Baca juga: Wahid Foundation Luncurkan Modul Panduan Soal Toleransi dan Perdamaian

Manusia diakui sebagai pribadi dengan berbagai hak dan kebebasannya tapi di sisi lain melekat pada dirinya terdapat kewajiban sebagai sesama makhluk sosial.
(abd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1867 seconds (11.252#12.26)