Rekomendasi Halaqah, Ulama NU Serukan Pakai Alkes Lokal
Rabu, 15 Desember 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, ulama pakar Ajaran Aswaja NU ini juga mendukung program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengedepankan produk dalam negeri. Hal ini sesuai dengan Peratuan Menteri Perdagangan (Permendag) No 12 tahun 2020 tentang Barang Dilarang Impor. Dalam pasal 2 ayat 1 huruf C Permendag ini menyebutkan barang dilarang impor untuk kepentingan nasional dengan alasan melindungi kesehatan dan keselamatan manusia, hewan, ikan, tumbuhan, dan lingkungan hidup.
Baca juga: Hebat! Jenderal Kopassus Ini Selalu Puasa dan Salat Malam Meski di Medan Operasi
”Dengan menggunakan produk dalam negeri maka tenaga kerja akan lebih banyak terserap. Hal ini sekaligus mengurangi pengangguran sebagai dampak negatif mewabahnya Covid-19. Kami para ulama meminta pemerintah agar mengedepan produk alkes lokal. Kita sebagai anak bangsa harus bangga dengan produksi dalam negeri. Kalau kita mengandalkan produk impor, itu tidak memberikan benefit bagi ekonomi kita. Malahan yang terjadi kemudian, banyak pengangguran karena produk lokal kita tidak terserap dipasar," jelasnya.
Untuk itu, Kiai Misbahul menyerukan kepada anak bangsa agar mendukung kebijakan Presiden Jokowi untuk selalu mencintai produk lokal sehingga produk nasional menjadi tuan di negeri sendiri. "Saya berharap, ini bangsa Indonesia yang guyup dan bersatu, tolong menolong dan gotong royong. Ayo kita membantu saudara kita yang mampu memproduksi misalnya antigen atau produk alkes lainnya, mari kita dukung," harapnya.
Dia jugau berharap para pembantu presiden harus bijak mengambil kebijakan dan harus memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap produk lokal. "Produk lokal ini harus menjadi kebanggaan kita, apalagi kalau harganya murah. Kita tentu mencari yang murah. Nah, aneh kalau yng dipilih produk yang mahal. Ada apa? Ini patut dipertanyakan. Logika, kalau ada yang mahal dan murah, tentu kita pilih yang murah. Apalagi, kalau itu produk anak bangsa sendiri," ucapnya.
Baca juga: Hebat! Jenderal Kopassus Ini Selalu Puasa dan Salat Malam Meski di Medan Operasi
”Dengan menggunakan produk dalam negeri maka tenaga kerja akan lebih banyak terserap. Hal ini sekaligus mengurangi pengangguran sebagai dampak negatif mewabahnya Covid-19. Kami para ulama meminta pemerintah agar mengedepan produk alkes lokal. Kita sebagai anak bangsa harus bangga dengan produksi dalam negeri. Kalau kita mengandalkan produk impor, itu tidak memberikan benefit bagi ekonomi kita. Malahan yang terjadi kemudian, banyak pengangguran karena produk lokal kita tidak terserap dipasar," jelasnya.
Untuk itu, Kiai Misbahul menyerukan kepada anak bangsa agar mendukung kebijakan Presiden Jokowi untuk selalu mencintai produk lokal sehingga produk nasional menjadi tuan di negeri sendiri. "Saya berharap, ini bangsa Indonesia yang guyup dan bersatu, tolong menolong dan gotong royong. Ayo kita membantu saudara kita yang mampu memproduksi misalnya antigen atau produk alkes lainnya, mari kita dukung," harapnya.
Dia jugau berharap para pembantu presiden harus bijak mengambil kebijakan dan harus memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap produk lokal. "Produk lokal ini harus menjadi kebanggaan kita, apalagi kalau harganya murah. Kita tentu mencari yang murah. Nah, aneh kalau yng dipilih produk yang mahal. Ada apa? Ini patut dipertanyakan. Logika, kalau ada yang mahal dan murah, tentu kita pilih yang murah. Apalagi, kalau itu produk anak bangsa sendiri," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :