BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Pascagempa NTT

Selasa, 14 Desember 2021 - 12:44 WIB
loading...
BMKG Cabut Peringatan...
BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami pascagempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,5 dengan magnitudo update M7,4 di Larantuka, NTT. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) telah mencabut peringatan dini tsunami pascagempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,5 dengan magnitudo update M7,4 di Larantuka, NTT. Lebih dari 2 jam BMKG tak mencatat adanya kenaikan air laut lagi.

"Dan sekarang sudah 2 jam setelah kejadian, sekarang pukul 13.00 lebih 24 menit, artinya sudah lebih dari 2 jam setelah kejadian dan tidak adanya kenaikan muka air laut lagi, maka peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada konferensi pers secara virtual, Selasa (14/12/2021).

"Hingga pukul 13.20 yang saat ini kita sudah pukul 13.24, jadi 2 jam setelah kejadian gempa bumi. Tadi kejadiannya pukul 11.20 waktu Indonesia bagian tengah, bagian tengah karena 11.20, jadi selisih 1 jam dengan waktu Indonesia bagian barat. Saya ulangi kejadiannya tadi pukul 11.24 menit waktu Indonesia bagian tengah. Saya ulangi, peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," kata Dwikorita.

Baca juga: BMKG Sebut Tsunami Akan Hantam Wilayah Ini Pasca Gempa 7,5 M

Sebelumnya, dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi berkekuatan 7,5 dan di-update menjadi 7,4. Episenter gempa bumi pada koordinat 7,59 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di Laut Flores pada jarak 112 km ke arah barat laut Kota Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kedalaman pusat gempa 10 km.

"Jenis mekanisme gempa bumi, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar atau patahan aktif di laut Flores," kata Dwikorita.

Baca juga: Peringatan Tsunami Akibat Gempa NTT Jadi Pemberitaan Internasional
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
Musim Kemarau 2026 Datang...
Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG: Puncaknya di Agustus
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Rekomendasi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Penyebab 135 Anak di...
Penyebab 135 Anak di Bojonegoro Nikah Dini pada Januari-April 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved