Anwar Abbas Kritik Jokowi di Kongres MUI, Faldo: Presiden Tidak Takut Dikritik
Sabtu, 11 Desember 2021 - 11:40 WIB
loading...
Pada Pembukaan Kongres Ekonomi Umat ke-2 MUI Tahun 2021, Waketum MUI Anwar Abbas memberikan sejumlah catatan kepada Presiden Jokowi yang hadir pada kesempatan tersebut. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Pada Pembukaan Kongres Ekonomi Umat ke-2 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2021, Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas memberikan sejumlah catatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir pada kesempatan tersebut. Mulai dari persoalan ketimpangan kepemilikan tanah hingga usaha ultra mikro dan usaha mikro yang belum tersentuh perbankan.
Bahkan Anwar menyebut kelompok yang sudah tersejahterakan dan disejahterakan oleh pemerintah tersebut lebih banyak kelompok usaha besar, menengah, dan kecil. Hal tersebut pun langsung ditanggapi Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan. Baca juga: Anwar Abbas ke Menpan RB: Mana Lebih Berbahaya Radikalisme atau KKN?
Jokowi menguraikan langkah-langkah pemerintah untuk menuntaskan hal tersebut. Mulai dari adanya bank tanah untuk redistribusi reforma agraria hingga PNM Mekaar bagi usaha ultra mikro dan mikro. Jokowi juga mengakui sulitnya perbankan untuk menaikkan porsi pinjaman bagi UMKM meskipun terus didorongnya.
Terkait kejadian tersebut Stafsus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini mengatakan bahwa Presiden Jokowi pun memiliki kejengkelan yang sama dengan apa yang dirasakan masyarakat, termasuk MUI. Namun, menurutnya pemerintah terus berupaya mengentaskan persoalan yang sudah mengakar lama.
“Pemerintah, Presiden dalam hal ini, punya kejengkelan yang sama dengan kita semua, termasuk MUI. Persoalan yang sudah mengakar lama sedang berupaya diselesaikan satu per satu. Komitmen pemerintah sudah sangat jelas dalam pidato Presiden, tinggal kita jalan bersama dengan penuh komitmen pula,” ujarnya, Sabtu (11/12/2021).
Bahkan Anwar menyebut kelompok yang sudah tersejahterakan dan disejahterakan oleh pemerintah tersebut lebih banyak kelompok usaha besar, menengah, dan kecil. Hal tersebut pun langsung ditanggapi Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan. Baca juga: Anwar Abbas ke Menpan RB: Mana Lebih Berbahaya Radikalisme atau KKN?
Jokowi menguraikan langkah-langkah pemerintah untuk menuntaskan hal tersebut. Mulai dari adanya bank tanah untuk redistribusi reforma agraria hingga PNM Mekaar bagi usaha ultra mikro dan mikro. Jokowi juga mengakui sulitnya perbankan untuk menaikkan porsi pinjaman bagi UMKM meskipun terus didorongnya.
Terkait kejadian tersebut Stafsus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini mengatakan bahwa Presiden Jokowi pun memiliki kejengkelan yang sama dengan apa yang dirasakan masyarakat, termasuk MUI. Namun, menurutnya pemerintah terus berupaya mengentaskan persoalan yang sudah mengakar lama.
“Pemerintah, Presiden dalam hal ini, punya kejengkelan yang sama dengan kita semua, termasuk MUI. Persoalan yang sudah mengakar lama sedang berupaya diselesaikan satu per satu. Komitmen pemerintah sudah sangat jelas dalam pidato Presiden, tinggal kita jalan bersama dengan penuh komitmen pula,” ujarnya, Sabtu (11/12/2021).
Lihat Juga :