Ketua DPR Minta Indonesia Tak Kecolongan Covid-19 Varian Omicron
Kamis, 09 Desember 2021 - 21:31 WIB
loading...
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah dan Satgas Penanganan Covid-19 tidak kecolongan Covid-19 varian Omicron. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan instansi terkait memperketat penelusuran kasus-kasus Covid-19. Menurut dia, hal ini penting guna mengantisipasi terhadap varian baru jenis Omicron yang sudah terdeteksi masuk di puluhan negara.
“Para ahli sudah memperkirakan Omicron kemungkinan besar sudah masuk ke Indonesia. Hal ini harus disikapi dengan memperketat tracing, meski memang belum ada laporan resmi penemuan kasus Omicron di negara kita,” kata Puan, Kamis (9/12/2021).
Ketua DPP PDI Perjuangan itu meminta, pengetatan tracing perlu dilakukan di seluruh lini. Hal ini, bertujuan untuk meminimalisasi terjadinya penularan Omicron tanpa terdeteksi. “Apalagi sejumlah daerah dilaporkan mulai lengah melakukan tracing sehingga terjadi peningkatan kasus. Jangan sampai kita kecolongan. Tracing mulai dari suspect, pengetesan terhadap orang-orang terdekat dan lingkungan pasien Covid-19, sampai dengan identifikasi jenis virus mutlak dilakukan. Jadi jangan sampai Omicron tidak terdeteksi. Apabila sudah masuk Indonesia agar penanganannya tidak terlambat,” ujarnya.
Baca juga: Satgas Covid-19: Belum Ditemukan Kasus Omicron di Indonesia
Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebut Omicron berpotensi memiliki dampak besar terhadap pandemi Covid-19, meski masih belum ada laporan varian baru ini lebih berbahaya dari varian Delta. Puan meminta pemerintah segera bertindak agar bersiap terhadap skenario terburuk.
“Para ahli sudah memperkirakan Omicron kemungkinan besar sudah masuk ke Indonesia. Hal ini harus disikapi dengan memperketat tracing, meski memang belum ada laporan resmi penemuan kasus Omicron di negara kita,” kata Puan, Kamis (9/12/2021).
Ketua DPP PDI Perjuangan itu meminta, pengetatan tracing perlu dilakukan di seluruh lini. Hal ini, bertujuan untuk meminimalisasi terjadinya penularan Omicron tanpa terdeteksi. “Apalagi sejumlah daerah dilaporkan mulai lengah melakukan tracing sehingga terjadi peningkatan kasus. Jangan sampai kita kecolongan. Tracing mulai dari suspect, pengetesan terhadap orang-orang terdekat dan lingkungan pasien Covid-19, sampai dengan identifikasi jenis virus mutlak dilakukan. Jadi jangan sampai Omicron tidak terdeteksi. Apabila sudah masuk Indonesia agar penanganannya tidak terlambat,” ujarnya.
Baca juga: Satgas Covid-19: Belum Ditemukan Kasus Omicron di Indonesia
Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebut Omicron berpotensi memiliki dampak besar terhadap pandemi Covid-19, meski masih belum ada laporan varian baru ini lebih berbahaya dari varian Delta. Puan meminta pemerintah segera bertindak agar bersiap terhadap skenario terburuk.
Lihat Juga :