Hadapi Nataru, Satgas Covid-19 Ingatkan tentang Kenaikan Kasus
Kamis, 09 Desember 2021 - 21:24 WIB
loading...
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan kesiapan dari perkembangan kasus. Hal ini bertujuan untuk menghadapi periode Nataru. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan kesiapan dari perkembangan kasus di berbagai provinsi. Hal ini bertujuan untuk menghadapi periode Natal dan Tahun Baru ( Nataru ).
Baca juga: ASN Gowa Diminta Tak Cuti Nataru dan Batasi Aktivitas ke Luar Daerah
"Meskipun kondisi kasus pada level nasional masih cukup terkendali, terdapat 6 provinsi yang sempat mengalami kenaikan kasus harian yang vukup signifikan, yaitu lampung mengalami penambahan kasus harian dari 1 menjadi 18 kasus dalam 4 hari," ujar Wiku dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (9/12/2021).
Baca juga: Jelang Nataru, Harga Sejumlah Bahan Pangan di Jakarta Naik
Kemudian lanjut Wiku, di Bangka Belitung terdapat perubahan kasus harian dari 8 menjadi 15 kasus dalam 2 hari. Selanjutnya di DKI Jakarta terdapat penambahan kasus harian dari 41 menjadi 70 kasus dalam 2 hari. Sementara di Jawa Barat mengalami kenaikan kasus dari 29 menjadi 83 kasus dalam 3 hari.
"Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat penambahan kasus harian dari 3 menjadi 27 dalam 3 hari. Dan terakhir Papua Barat mengalami penambahan dari 4 menjadi 13 kasus dalam 5 hari," tutur Wiku.
Wiku menjelaskan, meskipun perkembangan kasus dinilai baik angka reproduksi efektif atau Rt yang menunjukkan potensi penularan dalam suatu populasi sudah mulai menunjukan kenaikan di beberapa provinsi, naiknya Rt seyogyanya menjadi alarm dini dalam penetapan langkah-langkah pengendalian.
Baca juga: ASN Gowa Diminta Tak Cuti Nataru dan Batasi Aktivitas ke Luar Daerah
"Meskipun kondisi kasus pada level nasional masih cukup terkendali, terdapat 6 provinsi yang sempat mengalami kenaikan kasus harian yang vukup signifikan, yaitu lampung mengalami penambahan kasus harian dari 1 menjadi 18 kasus dalam 4 hari," ujar Wiku dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (9/12/2021).
Baca juga: Jelang Nataru, Harga Sejumlah Bahan Pangan di Jakarta Naik
Kemudian lanjut Wiku, di Bangka Belitung terdapat perubahan kasus harian dari 8 menjadi 15 kasus dalam 2 hari. Selanjutnya di DKI Jakarta terdapat penambahan kasus harian dari 41 menjadi 70 kasus dalam 2 hari. Sementara di Jawa Barat mengalami kenaikan kasus dari 29 menjadi 83 kasus dalam 3 hari.
"Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat penambahan kasus harian dari 3 menjadi 27 dalam 3 hari. Dan terakhir Papua Barat mengalami penambahan dari 4 menjadi 13 kasus dalam 5 hari," tutur Wiku.
Wiku menjelaskan, meskipun perkembangan kasus dinilai baik angka reproduksi efektif atau Rt yang menunjukkan potensi penularan dalam suatu populasi sudah mulai menunjukan kenaikan di beberapa provinsi, naiknya Rt seyogyanya menjadi alarm dini dalam penetapan langkah-langkah pengendalian.
Lihat Juga :