Viral Prajurit TNI Usir Ibu Mertua dari Rumah, Begini Penjelasan Kadispenau
Rabu, 08 Desember 2021 - 15:09 WIB
loading...
Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, kasus prajurit TNI AU mengusir ibu mertua telah diselesaikan secara kekeluargaan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Video perlakuan kasar anggota TNI Angkatan Udara (AU) yang mengusir mertua perempuannya keluar dari rumah dinas viral di media sosial. Video itu pertama kali diunggah anggota DPR RI Hillary Brigitta di akun Instagram pribadinya, Selasa (7/12/2021).
Atas insiden tersebut, TNI AU melalui Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah memastikan masalah telah diselesaikan secara kekeluargaan. Anggota TNI AU itu bernama Koptu Mesman dan kesehariannya berdinas di Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau.
"Permasalahan keluarga yang dialami oleh Kopral Mesman, salah satu anggota Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru telah diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Indan ketika dikonfirmasi MNC Portal, Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, TNI AU Ikut Kerahkan Paskhas hingga Hercules
Dia menjelaskan, latar belakang dari masalah tersebut adalah urusan keluarga. Menurut dia, komandan setempat telah turun tangan guna melakukan mediasi. "Kejadian dalam video tersebut berlatar belakang masalah keluarga, dan sudah dimediasi oleh Komandan setempat," jelasnya.
Atas insiden tersebut, TNI AU melalui Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah memastikan masalah telah diselesaikan secara kekeluargaan. Anggota TNI AU itu bernama Koptu Mesman dan kesehariannya berdinas di Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau.
"Permasalahan keluarga yang dialami oleh Kopral Mesman, salah satu anggota Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru telah diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Indan ketika dikonfirmasi MNC Portal, Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, TNI AU Ikut Kerahkan Paskhas hingga Hercules
Dia menjelaskan, latar belakang dari masalah tersebut adalah urusan keluarga. Menurut dia, komandan setempat telah turun tangan guna melakukan mediasi. "Kejadian dalam video tersebut berlatar belakang masalah keluarga, dan sudah dimediasi oleh Komandan setempat," jelasnya.
Lihat Juga :