Foto Lawas Dahsyatnya Letusan Gunung Semeru di Zaman Belanda
Selasa, 07 Desember 2021 - 19:08 WIB
loading...
Foto lawas yang memotret dahsyatnya letusan Gunung Semeru pada 1911, diabadikan geolog Belanda bernama Arnold Heim. Foto/Twitter @potretlawas
A
A
A
JAKARTA - Sebagai salah satu gunung api paling aktif, Gunung Semeru sudah puluhan kali meletus. Menurut data Badan Geologi Kementerian ESDM, catatan paling awal letusan gunung yang menjadi destinasi favorit para pendaki ini adalah tahun 1818.
Hingga 1913, tidak banyak informasi yang terdokumentasikan mengenai letusan Gunung Semeru. Dari sedikit informasi yang tersedia, diketahui pada 1911 Gunung Semeru mengalami erupsi berupa lelehan lava dan semburan awan panas, seperti terjadi pada 2020 dan 2021.
Baca juga: Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru, di Akhir Penjajahan Belanda Terjadi Sangat Lama
Hal ini diperkuat dari foto yang dibuat geolog Belanda bernama Arnold Heim. Foto lama yang diunggah akun Twitter @potretlawas tersebut memperlihatkan semburan awan panas dari kawah Semeru membumbung tinggi ke udara yang disaksikan seseorang pria bernama Van Gogh.
Menurut akun tersebut, gambar diambil ketika Gunung Semeru meletus pada 14 November 1911. ”Potret diambil dan diwarnai dengan tangan oleh geolog Arnold Heim,” tulis @potretlawas.
Hingga 1913, tidak banyak informasi yang terdokumentasikan mengenai letusan Gunung Semeru. Dari sedikit informasi yang tersedia, diketahui pada 1911 Gunung Semeru mengalami erupsi berupa lelehan lava dan semburan awan panas, seperti terjadi pada 2020 dan 2021.
Baca juga: Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru, di Akhir Penjajahan Belanda Terjadi Sangat Lama
Hal ini diperkuat dari foto yang dibuat geolog Belanda bernama Arnold Heim. Foto lama yang diunggah akun Twitter @potretlawas tersebut memperlihatkan semburan awan panas dari kawah Semeru membumbung tinggi ke udara yang disaksikan seseorang pria bernama Van Gogh.
Menurut akun tersebut, gambar diambil ketika Gunung Semeru meletus pada 14 November 1911. ”Potret diambil dan diwarnai dengan tangan oleh geolog Arnold Heim,” tulis @potretlawas.
Lihat Juga :