Novel Cs Gabung ASN Polri, ICW Minta Kapolri Buatkan Satgas Khusus Antikorupsi
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana diketahui, rekomendasi Ombudsman dan Komnas HAM masih berlaku dan Presiden belum mengambil langkah apa pun. "Terlihat jelas Presiden berupaya melempar tanggung jawab dan mengabaikan rekomendasi dua lembaga negara tersebut. Bahkan, Presiden sepertinya tidak punya keberanian untuk menegur Firli Bahuri dan Komisioner KPK lain karena tidak mengikuti instruksinya dan melakukan banyak pelanggaran, misalnya maladministrasi dan HAM," katanya.
Sedangkan bagi Pimpinan KPK, lanjut Kurnia, mestinya lima komisionernya malu ketika puluhan eks pegawainya bergabung ke Polri. "Sebab, mereka dilantik sebagai ASN tanpa harus melewati TWK. Ini sekali lagi membuktikan bahwa TWK versi KPK memang didasari motif politik balas dendam untuk menyingkirkan 57 pegawainya sendiri," pungkasnya. Baca juga: Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola, DPR Minta PSSI Tanggung Jawab
Diketahui, mantan Penyidik KPK Novel Baswedan dan 43 lainnya menerima tawaran menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Novel cs bakal mengisi bidang pencegahan korupsi di Korps Bhayangkara.
Sedangkan bagi Pimpinan KPK, lanjut Kurnia, mestinya lima komisionernya malu ketika puluhan eks pegawainya bergabung ke Polri. "Sebab, mereka dilantik sebagai ASN tanpa harus melewati TWK. Ini sekali lagi membuktikan bahwa TWK versi KPK memang didasari motif politik balas dendam untuk menyingkirkan 57 pegawainya sendiri," pungkasnya. Baca juga: Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola, DPR Minta PSSI Tanggung Jawab
Diketahui, mantan Penyidik KPK Novel Baswedan dan 43 lainnya menerima tawaran menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Novel cs bakal mengisi bidang pencegahan korupsi di Korps Bhayangkara.
(kri)
Lihat Juga :