Polri Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Listyo Sigit Bawa Angin Segar
Senin, 06 Desember 2021 - 19:13 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Salah satu hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menyentuh angka 80,2 persen. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR I Wayan Sudirta menilai Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah membawa angin segar dalam memimpin Polri.
Menurut dia, hal tersebut tidak lepas dari kemampuan Sigit menangkap maksud Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadirkan kepolisian yang profesional dan melayani masyarakat. “Dia sudah menangkap maksud baik presiden dan berusaha keras mewujudkannya,” kata Sudirta, Senin (6/12/2021).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini memahami semua itu bisa terjadi karena kedekatan yang baik dan sudah terjalin lama antara Sigit dan Jokowi. Selain itu, Sigit selama ini dikenal memiliki reputasi yang bagus dan ini sudah tergambar ketika dirinya menjabat Kapolda Banten.
Baca juga: Tertinggi 10 Tahun Terakhir, Kepercayaan Masyarakat Kepada Polri Tembus 80,2%
Sudirta ingat betul, bagaimana kedekatan Sigit dengan para tokoh-tokoh agama dan masyarakat sehingga sukses menjalankan tugasnya. “Itu yang menjadi modal penting. Seorang yang sukses dari jenjang sebelumnya biasanya tinggal meneruskan. Itu sukses dia jadi Kapolda jadi modal penting menjabat Kapolri,” ujarnya.
Namun yang tidak kalah pentingnya, kata dia, integritas Jenderal Sigit dalam memimpin Polri membuat citra kepolisian naik sampai ke puncak tangga tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini. Integritas yang dimiliki Jenderal Sigit ini yang kemudian membuatnya sangat mudah diterima masyarakat.
“Ngomong sama presiden mudah, ngomong ke masyarakat juga jadi jauh lebih mudah. Itu karena integritas dia membuat semua pihak lebih percaya. Kalau sudah percaya, jalan menjadi lapang. Ibarat berkendara di jalan tol, integritas dan kepercayaan itu jalan tolnya. Sehingga makin cepat sampai ke target atau tujuan,” kata mantan pengacara Presiden Jokowi dalam sidang gugatan pilpres di Mahkamah Konstitusi ini.
Menurut dia, hal tersebut tidak lepas dari kemampuan Sigit menangkap maksud Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadirkan kepolisian yang profesional dan melayani masyarakat. “Dia sudah menangkap maksud baik presiden dan berusaha keras mewujudkannya,” kata Sudirta, Senin (6/12/2021).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini memahami semua itu bisa terjadi karena kedekatan yang baik dan sudah terjalin lama antara Sigit dan Jokowi. Selain itu, Sigit selama ini dikenal memiliki reputasi yang bagus dan ini sudah tergambar ketika dirinya menjabat Kapolda Banten.
Baca juga: Tertinggi 10 Tahun Terakhir, Kepercayaan Masyarakat Kepada Polri Tembus 80,2%
Sudirta ingat betul, bagaimana kedekatan Sigit dengan para tokoh-tokoh agama dan masyarakat sehingga sukses menjalankan tugasnya. “Itu yang menjadi modal penting. Seorang yang sukses dari jenjang sebelumnya biasanya tinggal meneruskan. Itu sukses dia jadi Kapolda jadi modal penting menjabat Kapolri,” ujarnya.
Namun yang tidak kalah pentingnya, kata dia, integritas Jenderal Sigit dalam memimpin Polri membuat citra kepolisian naik sampai ke puncak tangga tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini. Integritas yang dimiliki Jenderal Sigit ini yang kemudian membuatnya sangat mudah diterima masyarakat.
“Ngomong sama presiden mudah, ngomong ke masyarakat juga jadi jauh lebih mudah. Itu karena integritas dia membuat semua pihak lebih percaya. Kalau sudah percaya, jalan menjadi lapang. Ibarat berkendara di jalan tol, integritas dan kepercayaan itu jalan tolnya. Sehingga makin cepat sampai ke target atau tujuan,” kata mantan pengacara Presiden Jokowi dalam sidang gugatan pilpres di Mahkamah Konstitusi ini.
Lihat Juga :