Elektabilitas AHY Terus Meningkat, Demokrat Merasa Dapat Gairah Baru

Sabtu, 04 Desember 2021 - 19:47 WIB
loading...
Elektabilitas AHY Terus Meningkat, Demokrat Merasa Dapat Gairah Baru
Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra merasa mendapat gairah menyusul naiknya elektabilitas AHY. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam survei yang dirilis Indonesia Political Opinion (IPO) menyebut elektabilitas Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanjak jadi 4 besar capres dengan Angka 10%.

Posisi AHY berada di bawah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno 13,9%. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo sebesar 14,8% dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 21,6%.

Terkait hal ini, Partai Demokrat menyambut baik hasil ini. Menurut Demokrat, ini merupakan hasil dari kerja AHY dan Demokrat yang fokus membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19. “Fokus bantu rakyat atasi pandemi dan krisis ekonomi sejak terpilih sebagai Ketua Umum, membuat elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono cenderung meningkat. AHY bahkan satu-satunya capres yang bukan pejabat publik yang selalu konsisten di papan atas di berbagai survei,” kata Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Sabtu (4/12/2021).

Baca juga: Elektabilitas Tinggi, 4 Ketum Parpol Ini Berpeluang Jadi Capres 2024

Herzaky menjelaskan, rakyat telah merasakan bahwa kepemimpinan AHY membuat Demokrat semakin dekat dengan rakyat. Jargon Demokrat berkoalisi dengan rakyat benar-benar terbukti di lapangan. “Demokrat benar-benar menyuarakan secara konsisten harapan dan aspirasi rakyat, terutama kelompok masyarakat yang aspirasinya cenderung diabaikan atau tidak diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Baca juga: Elektabilitas Capres Dinilai Belum Menunjukkan Dinamika Masyarakat



Herzaky mencontohkan, ketika Demokrat berani bersikap dan bersuara lantang membela kaum buruh dan eleman masyarakat lainnya, menolak Rancangan Undang-Undang tentang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) kala itu yang dirasa merugikan banyak elemen masyarakat. Lalu, ketika penanganan Covid-19 pemerintah terasa stagnan, bahkan jalan di tempat, Demokrat berani mengkritik pedas pemerintah untuk memperbaiki kinerjanya. “Kritik agar tidak semakin banyak masyarakat yang menjadi korban Covid-19,” imbuhnya.

Herzaky menambahkan, masyarakat kini seakan memiliki secercah harapan, di tengah kesulitan yang mereka hadapi selama pandemi dan krisis ekonomi ini. Mereka tahu, sesulit apapun kehidupan mereka, setebal apapun tembok pemerintah, masih ada pihak yang secara konsisten memperjuangkan nasib mereka, harapan mereka, aspirasi mereka.

Rakyat pun merasa antusias, mereka punya tempat bergantung baru dan harapan baru, sekarang dan di 2024. “Kepemimpinan Ketum AHY membuat rakyat merasakan ini. Kader-kader Partai Demokrat di berbagai pelosok Indonesia pun memiliki kegairahan dan antusiasme baru,” ucap Herzaky.
(cip)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2160 seconds (11.252#12.26)