Jamaah Umrah Terkenda E-Visa Inactive, Begini Penjelasan Konsul Haji KJRI Jeddah
Sabtu, 04 Desember 2021 - 03:15 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini juga dibenarkan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Eko Hartono. Ia menyebut E-Visa umrah belum terintegrasi dengan data-data pada aplikasi pedulilindungi, terutama pembacaan sertifikat vaksin.
Baca juga: Jamaah Umrah Pengguna Vaksin Ini Tak Perlu Jalani Karantina di Arab Saudi
"Memang benar di aplikasi E-Visa sekarang waktu mengisi untuk register aplikasi itu harus mencantumkan jenis vaksin yang kita pakai. Masalahnya, pada saat kita memilih vaksinnya Sinovac atau Sinopharm, itu belum bisa masuk muter-muter terus," kata Eko.
Ketua Umum Amphuri Firman M Nur sebelumnya mengatakan, meski penerbangan ke Saudi sudah dibuka, proses pemberangkatan jamaah umrah masih terkendala E-Visa yang masih inactive.
"Perlu diketahui kondisi sekarang saat ini baru diizinkan penerbangan langsung sedangkan umrahnya belum karena sistem visanya masih diblok. Kita berharap dalam waktu dekat bisa dibuka sehingga proses pengajuan bisa dijalankan," kata Firman saat dihubungi MNC Portal, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: Jamaah Umrah Pengguna Vaksin Ini Tak Perlu Jalani Karantina di Arab Saudi
"Memang benar di aplikasi E-Visa sekarang waktu mengisi untuk register aplikasi itu harus mencantumkan jenis vaksin yang kita pakai. Masalahnya, pada saat kita memilih vaksinnya Sinovac atau Sinopharm, itu belum bisa masuk muter-muter terus," kata Eko.
Ketua Umum Amphuri Firman M Nur sebelumnya mengatakan, meski penerbangan ke Saudi sudah dibuka, proses pemberangkatan jamaah umrah masih terkendala E-Visa yang masih inactive.
"Perlu diketahui kondisi sekarang saat ini baru diizinkan penerbangan langsung sedangkan umrahnya belum karena sistem visanya masih diblok. Kita berharap dalam waktu dekat bisa dibuka sehingga proses pengajuan bisa dijalankan," kata Firman saat dihubungi MNC Portal, Rabu (1/12/2021).
(thm)
Lihat Juga :