Banser Siap Tindak Tegas Demo Bermotif Pecah Belah NU

Jum'at, 03 Desember 2021 - 20:30 WIB
loading...
Banser Siap Tindak Tegas Demo Bermotif Pecah Belah NU
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mulai mewaspadai aksi-aksi demontrasi berkaitan Muktamar ke-34 NU seperti di depan Gedung PBNU Jakarta Pusat, Jumat (3/12/2021). FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Barisan Ansor Serbaguna ( Banser ) mulai mewaspadai aksi-aksi demontrasi berkaitan Muktamar ke-34 NU seperti di depan Gedung PBNU Jakarta Pusat, Jumat (3/12/2021). Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Hasan Basri Sagala mensinyalir, demo-demo yang marak belakangan ini cenderung bertujuan menyerang pribadi tokoh bukan dalam kerangka membangun organisasi NU ke depan menjadi lebih baik.

"Banser terus mewaspadai pihak-pihak yang berupaya menebar fitnah, mengadu domba, dan merongrong persatuan warga NU. Kepada mereka kami ingatkan, jika tujuan mereka untuk memecah belah NU, maka Banser akan bertindak tegas dan di barisan terdepan menghadapi mereka," kata Hasan Basri, Jumat (3/12/2021).

Ia menandaskan, Banser pada prinsipnya tidak pernah antipati dengan aksi demonstrasi oleh sekelompok elemen yang mengaku bagian dari NU. Sebab sejak awal Banser telah berkomitmen menghargai aksi demo sebagai bagian kebebasan menyatakan pendapat di muka umum yang dilindungi undang-undang.

Baca juga: AMNU Minta Muktamar NU Digelar Sesuai Jadwal

Meski demikian, Hasan meminta aksi tetap harus dalam koridor hukum. Tak hanya itu, sebagai sesama warga Nahdliyin, dia meminta sudah semestinya demo dilakukan dengan santun dan menjaga sikap saling menghormati. Menurut dia, sangat tidak pantas jika ada warga NU berdemo dengan mengolok-olok para kiai yang sejatinya menjadi panutan umat selama ini.

"JIka sifatnya sudah menyerang pribadi, maka Banser pasti tidak akan tinggal diam. Kami akan sepenuhnya menjaga kiai, jangan sampai marwah mereka tercederai gara-gara demo yang mungkin hanya memiliki tujuan dan kepentingan sangat pendek serta pragmatis," ujarnya.

Untuk menjaga keselamatan dan marwah para kiai, saat ini pihaknya juga menginstruksikan kepada anggota Banser di daerah untuk menjaga keamanan para tokoh-tokoh panutan NU. Hal ini seperti dilakukan anggota Banser Kota Surabaya yang menjaga 24 jam kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachus Sunnah di Jalan Kedung Tarukan, Pacar Kembang, Kota Surabaya. Penjagaan digelar hingga Muktamar ke-34 di Lampung berlangsung.

Baca juga: KH Said Aqil Siroj Surati Rais Aam PBNU Ajak Rapat Bahas Pelaksanaan Muktamar NU

"Ini murni inisiatif Banser sebagai tanggung jawab menjaga kiai. Bahkan KH Miftach sendiri kaget ketika kediamannya dijaga Banser, tapi setelah dijelaskan beliau akhirnya memahami," kata Hasan Basri.
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2240 seconds (11.210#12.26)